Bunuh Teman karena Kayu Cerocok
UJUNGTANJUNG (RIAUPOS.CO) — Warga Dusun I, Kepenghuluan Babussalam Rokan, Pujud bernama Buang (52), tewas ditangan rekannya sendiri. Penyebabnya sepele. Hanya karena kayu cerocok.
Kapolres Rohil AKBP M Mustofa SIK MSi melalui Kasubag Humas Polres AKP Julinadi SH menerangkan, pelaku mengaku menghabisi korban karena kesal kayu cerocok yang telah ditebangnya diambil korban Buang.
"Tersangka nekat karena kayu cerocoknya sering diambil korban, sehingga pelaku menganiaya korban dan mengakibatkan tewas," kata Juliandi SH, Selasa (12/11). Terungkapnya keadaan Buang yang mengenaskan, saat ditemukan warga dalam pencarian yang dilakukan pada Senin (11/11) siang.
Ia ditemukan di hutan Jalan Pasar Senin, Kepenghuluan Babussalam Rokan, Pujud. Pencarian Buang dilakukan setelah istrinya Asniar (48) yang meminta bantuan kepada sejumlah warga untuk mencari. Karena korban masih belum pulang sejak bekerja mencari kayu cerorok.
Dari saksi-saksi yang dihimpun polisi dan petunjuk yang diperoleh, penyelidikan mengarah ke tersangka Suhaimi. Dihadapan petugas, akhirnya Suhaimi mengaku menghabisi nyawa korban dengan cara melilitkan baju ke mulut dan hidung korban mengunakan tangan kirinya.
Sedangkan tangan kanan ia pakai mendekap kuat korban, hal itu berlangsung lebih kurang satu jam.
Saat ini pelaku dan sejumlah barang bukti berupa kapak, parang dan baju yang dikenakan saat kejadian diamankan polisi.(fad)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…