ILUSTRASI: Masyarakat Kota Tembilahan saat mengendarai sepeda motor di jalanan yang berasap, Jumat (13/9/2019). (INDRA EFENDI/RIAUPOS.CO)
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Akibat kabut asap dari kebakara lahan dan hutan (Karlahut), sebanyak 1.495 warga di Indragiri Hilir (Inhil) terserang penyakit ISPA.
Oleh karena itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil H Zainal Arifin, menyarankan warga tidak melakukan aktivitas berlebihan di luar rumah.
"Tercatat sudah lebih seribu warga kita yang terserang ISPA," ungkap Zainal, Jumat (13/9).
Tidak saja ISPA, dampak kabut asap juga mengakibatkan berbagai penyakit lainnya. Seperti, diare, asma, iritasi kulit dan pneumonia. Termasuk penyakit sejenisnya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPDB Inhil H Yuspik, mengatakan, ketebalan asap sudah lumayan pekat. Kendati demikian, timnya tetap melakukan pemadaman pada lahan-lahan yang terbakar.
"Upaya itu terus kami lakukan, walau dengan berbagai kendala. Seperti, sulitnya mendapatkan sumber air dan kencangnya tipuan angin,"papar Yuspik.
Laporan: Indra Efendi/Tembilahan
Editor: Edwir
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…