Ratusan Perempuan Nigeria Gabung Milisi Pembasmi Boko Haram
ABIJAN (RIAUPOS.CO) — Komi Akaji tak akan pernah melupakan kejadian pada November 2015. Dalam dua hari, Boko Haram merenggut dua orang yang dikasihinya. Akaji pun ingin berjuang melawan Boko Haram.
Teman-teman Kaje yang senasib memiliki pemikiran serupa. Mereka bergabung dengan Civilian Joint Taskforce (C-JTF), kelompok sipil bersenjata yang mendukung operasi militer Nigeria.
Dilansir Al Jazeera, dulu C-JTF hanya beranggota pria. Namun, kini ada 100 perempuan. Mereka bertugas memeriksa para perempuan di pos-pos pemeriksaan di pasar, rumah sakit, sekolah, dan tempat-tempat lainnya yang kerap jadi sasaran bom bunuh diri.
Boko Haram kerap menjadikan perempuan dan anak-anak sebagai pelaku bom bunuh diri. Selama ini mereka selalu lolos. Laki-laki tidak bisa memeriksa perempuan karena alasan budaya dan agama. Berkat perempuan di C-JTF, banyak kasus bom bunuh diri dapat digagalkan.(sha/c10/dos/jpg)
Editor: Eko Faizin
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…