Categories: Nasional

Bandara Changi Ditutup 2 Pekan untuk Umum

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Seluruh gedung terminal Bandara Changi dan Jewel di Singapura ditutup untuk umum selama dua pekan mulai, Kamis (13/5/2021). Namun, beberapa staf dan wisatawan masih dapat mengakses gedung terminal.

Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) dan Changi Airport Group (CAG) mengatakan, langkah penutupan itu dilakukan karena seluruh pekerja di bandara menjalani tes Covid-19. Itu tak lepas makin bertambahnya kasus Covid-19 di klaster Bandarta Changi.

Pihak berwenang akan terus meninjau dan menyesuaikan langkah-langkah yang diperlukan. Ini termasuk memperpanjang durasi penutupan jika diperlukan.

CAAS dan CAG mengatakan, Bandara Changi tetap terbuka untuk perjalanan udara selama periode penutupan tersebut. Mekanismenya, penumpang yang memenuhi syarat dapat diturunkan dan dijemput dari bandara.

“Akses ke gedung terminal penumpang akan dibatasi hanya untuk penumpang dengan tiket pesawat dan pekerja bandara penting. Beberapa layanan penting dan gerai makanan dan minuman akan tetap terbuka untuk melayani mereka,” sebut otoritas terkait seperti dilansir The Straits Time.

Penutupan itu dilakukan karena jumlah kasus Covid-19 yang terkait dengan bandara terus bertambah. Tujuh dari kasus komunitas yang diumumkan pada Rabu (12/5/2021) terkait dengan klaster Bandara Changi, menjadikan jumlah total kasus menjadi 25.

Pekerja dan staf bandara yang bekerja di Jewel diimbau untuk menahan diri untuk tak keluar kecuali untuk pekerjaan atau aktivitas penting dalam 14 hari ke depan. Ini sampai mereka dinyatakan negatif Covid-19.

Mereka juga tidak boleh dipindahkan ke tempat kerja atau outlet lain selama periode ini. Klaster Covid-19 Bandara Changi kini menjadi klaster aktif terbesar kedua, setelah Rumah Sakit Tan Tock Seng (TTSH). Itu muncul setelah cleaning service berusia 88 tahun yang ditempatkan di Terminal 3 dinyatakan positif Covid-19 pada 5 Mei 2021.

Enam dari kelompok tersebut telah diuji pada awalnya positif untuk varian B1617 dari India, dan menunggu tes konfirmasi lebih lanjut. Bandara Changi telah memulai operasi pengujian khusus pada 9 Mei untuk menguji 9.000 pekerja untuk tracing kasus Covid-19 yang tersembunyi di antara pekerja bandara.

Otoritas bandara juga telah menutup basement 2 di Terminal 3 untuk umum sejak 10 Mei dan menunggu penyelidikan dari Kementerian Kesehatan Singapura. Tempat itu menjadi perhatian khusus karena beberapa kasus Covid-19 telah mengunjungi gerai di basement 2.

 

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

9 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

9 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

9 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

1 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago