Categories: Nasional

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Beraktivitas di Hutan

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Enam terduga teroris dikabarkan ditangkap di Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Dari jumlah itu, sejauh ini menurut warga, hanya satu warga asli Kuapan. Terduga teroris berinisial ED itu sebelum ditangkap tinggal di Dusun II, di sebuah rumah panggung tua semi permanen.
Informasi dihimpun wartawan, di rumah itu ED tinggal bersama anak dan istrinya yang kini  diungsikan ke Pekanbaru. Kondisi rumah itu seperti tidak terurus, jejak vandalisme ada di sejumlah tempat. Salah satu yang mencolok adalah tulisan cat dengan ejaan khalid. Penangkapan yang dilakukan pada akhir pekan kemarin itu tidak begitu mencolok. Karena ED seorang diri yang ditangkap di Kuapan. Sementara terduga teroris lainnya menurut warga ditangkap di hutan.
ED sendiri diketahui awalnya sama hal seperti warga lainnya, beraktivitas seperti warga umumnya seperti salat berjamaah di masjid dan beramah tamah. Namun perbedaan terlihat setelah beberapa waktu pulang dari ibadah umrah. Yang paling jelas, ED mulai jarang terlihat salat berjamaah di masjid. ’’Nampak perubahan setelah kedatangan teman-temannya,’’ sebut Syukri, salah seorang warga.
Belakangan Syukri dan beberapa warga lainnya baru tahu bahawa selama ini ED banyak menghabiskan waktu di hutan bersama tema-teman yang tidak dikenali warga setempat. Termasuk aktivitas makan siang dan salat juga dilakukan ED bersama teman-temannya di hutan. Sayangnya, saat penangkapan tidak ada warga yang diperbolehkan Densus 88 melihat ke lokasi.
Begitu juga setelah tertangkapnya ED di salah satu warung di dusun itu, warga juga tidak dibenarkan mendekati rumah yang terlihat tidak terurus milik terduga teroris itu. Namun warga, menurut Syukri, dapat melihat barang-barang yang disita Densus 88. Di antaranya  ada busur dan beberapa anak panah, gergaji, dua buah paralon serta beberapa besi bulat.
Terkait penangkapan ini, Kepala Desa Kuapan M Zein belum memberikan keterangan terkait warganya yang menjadi terduga teroris. Telpon tidak diangkat dan pesan singkat hingga tulisan ini diturunkan juga tidak dibalas.
Sementara itu, Polres Kampar melalui Kabag Humas Iptu Deni Yusra menyebutkan, pihaknya tidak punya wewenang memberikan keterangam. ’’Itu kerja Densus, tak ada kewenangan kami untuk memberikan keterangan terkait kegiatan mereka,’’ sebut Deni. (end)
Laporan Hendrawan Kampar
Editor: Deslina

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

14 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

14 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

15 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

15 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

15 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

15 jam ago