Categories: Nasional

1,1 Juta Ha Lahan Tak Terdata, DPRD Bentuk Pansus

PEKANBARU (RIAUPOS)  —  Ketua DPRD Riau Indra Gunawan  mengaku kesal dengan sejumlah perusahaan di Riau. Pasalnya, ada 1,1 juta hektare lahan perkebunan yang sama sekali tidak terdata di Pemerintah Provinsi Riau. Artinya ada potensi pendapatan yang hilang di sana. Terutama dari sektor pajak. Maka dari itu, dirinya memastikan bakal membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Ini data yang betul dan akurat. Dari 2,5 juta lahan di Riau, yang terdata itu baru 1,4 juta. Yang 1,1 juta hektare  itu ke mana? Kami minta tim pansus yang akan dibentuk nanti membuat perhitungan bagaimana asumsi pajaknya?” katanya kepada Riau Pos, Senin (11/11).

Lebih jauh disampaikan dia, adapun perusahaan yang melanggar diduga merupakan perusahaan luar. Termasuk yang paling banyak adalah perusahaan asal Negeri Jiran, Malaysia. Maka dari itu ia mengecam negara tetangga karena ada banyak perusahaan swasta berbendera Malaysia tidak patuh terhadap aturan.


Indra Gunawan

"Ini banyak perusahaan Malaysia. Harus tahu dia (Pemerintah Malaysia, red). Untuk mencari nafkah di Bumi Lancang Kuning ini harus jelas pajaknya terhadap daerah Riau," tegasnya.

Menurut dia, Pemprov Riau sendiri sangat dirugikan akibat persoalan ini. Karena alam yang digarap di Riau sama sekali tidak menguntungkan daerah.

Saat ditanya bagaimana dengan hasil rekomendasi Pansus Monitoring DPRD Riau yang lama, mengingat sebeumnya DPRD juga telah membuat pansus serupa, legislator asal Bengkalis itu menegaskan pansus yang baru akan membatalkan pansus yang lama.

Kemudian memuat agenda kerja yang lebih komprehensif. Mulai dari legalitas perkebunan perusahaan, potensi pajak, hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan. "Segera nanti akan saya sampaikan ke komisi terkait ini agar dibentuk pansus dalam waktu dekat," tambahnya.(ADV)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

9 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

9 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

10 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

10 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

14 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

15 jam ago