Setelah mengumumkan pindah ke Bali Agustus lalu, Jessica Iskandar jarang terlihat di layar kaca. Kepada Jawa Pos, Jessica bertutur tentang alasannya dan apa yang dia rasakan kini.
Laporan: Jawapos.com
Apa kabar, Jessica? Sibuk apa sekarang?
Kabarku baik. Sekarang lagi sibuk pindah-pindah resor, nemenin anak online school, sambil menikmati keindahan Bali.
Alasan kuat yang mendorong pindah ke Bali?
Sebenarnya aku ingin istirahat. Sekitar Juli aku divonis mengidap penyakit hipertiroid autoimun. Nah, itu bikin aku nggak boleh capek, stres, dan harus jaga imun. Apalagi di masa pandemi gini, buat aku yang ada penyakit bawaan harus jaga diri lebih ekstra.
Yang dirasakan setelah hampir tiga bulan menetap di Bali?
Yang pasti lebih rileks, tenang, bahagia, dan bikin aku banyak bersyukur. Jadi, nggak terfokus ke sakitku. Fokusnya sama El Barack (putranya, Red) dan kesehatan diri. Dua hal itu selama ini aku lewatkan karena sibuk kerja.
Aktivitas menyenangkan yang nggak bisa dilakukan saat di Jakarta?
Aku bisa pergi ke gunung, ke pantai, main jet ski, snorkeling, diving, berkuda, ATV, rafting, dan paragliding tiap weekend. El juga excited banget. Terus bisa makan pagi, siang, malam, juga yoga dengan view pantai sambil nikmatin sunrise atau sunset. Itu extraordinary.
Kerjaan di dunia entertainment gimana?
Sementara masih fokus bisnis karena semua dilakukan via online. Kalau syuting mesti ke luar Bali, termasuk Jakarta, bakal mikir dua kali karena jarak dan masih pandemi gini.
Bagaimana dengan El Barack?
El di sini happy banget karena dia senang outdoor activity. Justru dia nggak mau pulang ke Jakarta. Dia langsung jatuh cinta sama Bali dan teman-temannya di sini.
Apa pun yang kamu lakukan dan posting di medsos selalu jadi omongan netizen. Pernah baper?
Buatku sih nggak terlalu masalah. Yang baik diaminin, yang nggak baik ya diamkan. Kan tak kenal maka tak sayang. Aku malah senang diperhatiin.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…
Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…
Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…
Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…
Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…