garam-kukira-gula
(RIAUPOS.CO) – KEJADIAN lucu hingga dikomplain pelanggan pernah dialami oleh Suryati, belum lama ini, Suryati yang sehari-hari berprofesi sebagai pegawai kantin di Jalan Harapan Raya ini mengisahkan tanpa disengaja pernah memasukkan garam ke dalam secangkir kopi. Suryati mengira kalau yang dituangkannya ke kopi itu adalah gula, padahal garam. Dirinya baru sadar setelah pembeli komplain.
Diceritakannya, awalnya ada seseorang (pembeli) datang lalu memesan segelas kopi dikantin nya. Kemudian setelah dicicip kopi itu terasa asin.
“Alamak… Asin,” teriak pembeli itu.
Mengetahui kalau kopi tersebut asin, Suryati pun bergegas menyamparinya dan meminta maaf kepada seseorang tersebut. Kemudian ia menjelaskan kalau kopi yang disajikan tersebut bukannya dikasi gula, tetapi tanpa sengaja dikasi garam.
“Maaf saya salah memasukkan gula. Yang saya masukkan tadi adalah garam,” ucap Suryati.
Usut punya usut ternyata Suryati tidak konsentrasi karena pada saat membuat kopi sedang bermain game online.
Mengetahui kejadian itu, orang yang berada di dalam kantin tertawa terpingkal-pingkal. “Garam kok dibilang gula,” ucap seseorang yang berada di sekitar.(dof)
Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…
Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…
KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…