garam-kukira-gula
(RIAUPOS.CO) – KEJADIAN lucu hingga dikomplain pelanggan pernah dialami oleh Suryati, belum lama ini, Suryati yang sehari-hari berprofesi sebagai pegawai kantin di Jalan Harapan Raya ini mengisahkan tanpa disengaja pernah memasukkan garam ke dalam secangkir kopi. Suryati mengira kalau yang dituangkannya ke kopi itu adalah gula, padahal garam. Dirinya baru sadar setelah pembeli komplain.
Diceritakannya, awalnya ada seseorang (pembeli) datang lalu memesan segelas kopi dikantin nya. Kemudian setelah dicicip kopi itu terasa asin.
“Alamak… Asin,” teriak pembeli itu.
Mengetahui kalau kopi tersebut asin, Suryati pun bergegas menyamparinya dan meminta maaf kepada seseorang tersebut. Kemudian ia menjelaskan kalau kopi yang disajikan tersebut bukannya dikasi gula, tetapi tanpa sengaja dikasi garam.
“Maaf saya salah memasukkan gula. Yang saya masukkan tadi adalah garam,” ucap Suryati.
Usut punya usut ternyata Suryati tidak konsentrasi karena pada saat membuat kopi sedang bermain game online.
Mengetahui kejadian itu, orang yang berada di dalam kantin tertawa terpingkal-pingkal. “Garam kok dibilang gula,” ucap seseorang yang berada di sekitar.(dof)
Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…
Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…
31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…
Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…
Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…
Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…