hijaukan-lingkungan-dapatkan-manfaat-hasil-tanaman
(RIAUPOS.CO) – MENJAGA lingkungan bisa dimulai dengan manfaatkan lokasi yang berada di sekitar kita. Salah satunya adalah lokasi kantor. Hal ini dlakukan Bhayangkari Ranting Payung Sekaki, Polsek Payung Sekaki, Kota Pekanbaru.
Di mana, halaman sekitar kantor Polsek dibuat hijau dengan tanaman hidroponik yang digagas Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Payung Sekaki, Reta Bayu Effendi SH MKn.
Dikatakan dia, saat ini kantor Polsek Payung Sekaki sudah berpindah lokasi dari sebeluknya di Jalan Riau. Saat ini berada di Jalan Fajar. Setelah pindah, Reta sapaan akrabnya, juga menghijaukan area kantor dengan merode hidroponik.
“Kemaren sudah sempat beberapa kali panen. Memang, untuk menjaga lingkungan ga perlu harus muluk-muluk. Mulai dari diri sendiri. Rumah kita, kantor kita,” ujar Reta.
Ditambahkan dia, memang sebetulnya program tersebut masuk kedalam program Polsek Payung Sekaki. Namun sehari-hari, tanaman hidroponik dirawat dan dipelihara oleh pihaknya. “Budidaya ini program dari Polsek Payung Sekaki, dan hasilnya untuk seluruh anggota,” sebut Reta Bayu Effendi.
Ditambahkan dia, bercocok tanam secara hidroponik ini terbilang cukup mudah. Bahkan tidak perlu memerlukan media tanam dengan lahan tanah, cukup manfaatkan lahan yang ada. “Bisa memanfaatkan keterbatasan lahan yang minim. Akan kita rutinkan menanam pakcoy dan kangkung, akan kita tanam lagi nanti dan hasilnya konsumsi internal polsek,” pungkasnya.(gus)
Laporan Afiat Ananda, Pekanbaru
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…