KABUL (RIAUPOS.CO) – Kelompok bersenjata menembak seorang penyiar televisi perempuan di Afghanistan Timur, Kamis (10/12/2020) pagi waktu setempat. Akibatnya, korban bernama Malala Maiwand itu pun kehilangan nyawa.
Pejabat menuturkan, para penyerang melepaskan tembakan ke mobil Malala, tak lama setelah korban meninggalkan rumahnya di Provinsi Nangarhar.
“Dia (Malala, red) meninggal,” kata Juru Bicara Gubernur Nangarhar, Attaullah Khogyani, dilansir AP.
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas aksi penembakan brutal itu. Akan tetapi, afiliasi ISIS yang bermarkas di Afghanistan Timur mengklaim sebagian besar serangan baru-baru ini terhadap warga sipil di Afghanistan.
Selain kelompok afliliasi ISIS, Taliban juga beroperasi di daerah tersebut.
Malala bekerja sebagai presenter tv dan radio. Di samping itu, dia juga dikenal sebagai aktivis yang acap mengadvokasi hak-hak perempuan dan anak-anak di Afghanistan.
Sebelumnya, dua wartawan Afghanistan tewas dalam pemboman terpisah di Afghanistan, bulan lalu. Kelompok kebebasan pers internasional Reporters Without Borders menyebut Afghanistan sebagai salah satu negara paling mematikan di dunia bagi jurnalis.
Sumber: AP/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.