lustrasi: Windows 10 Mobile di perangkat smartphone Nokia Lumia. (GSMARENA)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Windows ponsel dipastikan mati. Microsoft telah mengumumkan bakal menghentikan dukungan untuk Windows 10 Mobile (Winmo). Keputusan tersebut tentu mengantarkan Winmo menemui ajalnya lantara menyerah berkompetisi dengan Android dari Google dan iOS dari Apple.
Kehadiran Winmo mulanya memang ditujukan untuk duel dengan sistem operasi (OS) mobile populer seperti Android dan iOS. Namun sayang, Microsoft dengan Windows Mobile-nya tak mampu bersaing di pasar dan mesti mengakui ketangguhan Android dan iOS.
Sebagaimana dikutip JawaPos.com dari GSMArena, Rabu (11/12), Microsoft memastikan bahwa mereka telah mengakhiri dukungan untuk semua produk Windows 10 Mobile. Artinya, tidak akan ada pembaruan keamanan, tidak ada perbaikan terbaru non-keamanan, dan tidak ada dukungan lainnya.
Namun, belum semuanya berakhir. Aplikasi Office untuk ponsel Windows 10 akan terus didukung hingga 12 Januari 2021. Ini berarti Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote akan terus menerima pembaruan dan patch keamanan.
Dengan pengumuman tersebut, Microsoft menyarankan penggunanya untuk pindah ke perangkat Android atau iOS, serta menggunakan aplikasi Office untuk platform tersebut.
Sekilas ke belakang, Windows 10 Mobile hadir pada 2015 pada Lumia 950, 950 XL, dan 550 di luar kotak dan dikirim sebagai pembaruan ke sejumlah besar perangkat. Versi ini secara resmi menjatuhkan nama "Windows Phone" dan menampilkan dirinya hanya sebagai versi ARM dari Windows 10.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…