JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan yaitu sejak anak dalam kandungan hingga seorang anak berusia 2 tahun (24 bulan) terjadi pertumbuhan yang sangat pesat. Terutama pada otak. Periode ini merupakan fondasi kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan saraf yang optimal. Ibu hamil yang sering melakukan sentuhan pada perutnya semasa kehamilan bisa meningkatkan daya kognitif anak.
Dalam program NIVEA #Sentuhanibu, para ibu di Indonesia didorong membangun bonding (ikatan) antara ibu dan anak melalui sentuhan. Dokter Anak sekaligus Ahli Neurologi, dr Herbowo Soetomenggolo SpA(K) mengatakan, sentuhan ibu di masa kehamilan hingga bayi telah lahir sangatiah penting untuk stimulasi otak bayi. Penelitian di Venezuela menunjukkan bahwa anak yang rutin distimulasi secara skin to skin oleh ibunya cenderung memiliki kemampuan mengenali perubahan afeksi (perasaan) pada ibunya lebih dini dibanding bayi yang tidak distimulasi.
"Bayi yang rutin diberi stimulasi sentunan juga cenderung memiliki perkembangan otak yang lebih baik dan memiliki peningkatan kemampuan bicara," katanya dalam webinar Kamis (10/12).
Menurut dr Herbowo, anak umur 2 tahun ukuran otaknya sudah hampir sama seperti otak orang dewasa hanya selisih 20 persen. Ukurannya sudah hampir terpenuhi.
"Makanya anak umur 2 tahun sangat pintar. Tapi memang anak masih butuh belajar untuk menambah pengalaman," jelasnya.
Maka ada 2 faktor pendukung yaitu nutrisi dan stimulasi. Stimulasi yang baik, kata dia, dilakukan sejak bayi masih dalam kandungan bukan sesudah lahir.
"Titik berat pada sentuhan. Sentuhan dalam hasil penelitian justru lebih baik dari stimulasi suara. Penelitian di Venezuela mengatakan sentuhan bisa meningkatkan kognisi bayi. Tingkatkan kepandaian bayi. Anak lebih percaya diri," ujarnya.
Cara Melakukan Stimulasi
Lakukan secara terorganisir. Saat bayi selalu disentuh ketika dalam kandungan, otak bagian sosialnya bisa berkembang.
"Perkembangan otak lebih baik. Anak mudah berteman," katanya.
Lakukan secara berkala. Sentuh perut saat bayi sudah bangun atau bergerak. Jangan bangunkan bayi ketika sedang tidur sebab bayi butuh tidur yang panjang. Lakukan 1 teknik saja, lalu istirahat. Lalu lakukan 1 teknik sentuhan lain. Minimal lakukan berulang 2 kali per hari.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…
PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…
Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…
Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…
Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…
Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…