Categories: Nasional

CEO Bukalapak Akan Kurangi “Bakar Duit”

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Rachmat Kaimuddin resmi diumumkan sebagai Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak menggantikan posisi Achmad Zaky. Sebagai CEO, mantan Direktur Keuangan Bank Bukopin itu punya tantangan berat, salah satunya soal imbal hasil investasi (Return of Investment).

Sebelumnya, dalam siaran pers resminya, Bukalapak menyebut tujuan penggantian pimpinan ini merupakan bagian dari strategi Bukalapak memasuk dekade selanjutnya. Setelah lewat 10 tahun, dekade berikutnya Bukalapak berniat untuk mulai menghasilkan profit dan menjaga keberlangsungan perusahaan.

Dalam sebuah sesi media, Rachmat menyampaikan bahwa dirinya beruntung bisa menjadi bagian dari Bukalapak.

"Saya masuk tinggal melanjutkan. Tapi, akan dilakukan lebih cepat," ujar Rachmat di Jakarta, Senin (9/12).

Disinggung soal tantangan dan target angka, Rachmat enggan menjawab secara spesifik. Yang jelas, ia memastikan keberlanjutan usaha dan berupaya meningkatkan pertumbuhan Bukalapak.

"Kalau IPO itu pilihan pemegang saham. Nanti akan IPO, ready," tambahnya.

Dalam kesempatan sama, pendiri Bukalapak Achmad Zaky menyebut, memasuki dekade kedua, memang sudah saatnya Bukalapak lebih sustainable. Maksudnya, mengurangi membakar duit.

"Enggak bisa terus-terusan seperti itu (bakar duit). Karena ada (tuntutan) Return of Investment kan. Nanti enggak ada return-nya kalau bakar duit terus," tegas Zaky yang kini menjadi Penasihat Bukalapak.

Sebelumnya, para pendiri Bukalapak mengumumkan perubahan komposisi di level C-Suite terhitung efektif tanggal 6 Januari 2020. Hal ini dikatakan sebagai kelanjutan dari rencana jangka panjang perusahaan memasuki dekade kedua dan dalam rangka membangun bisnis e-commerce yang berkelanjutan.

Dengan perubahan ini, maka komposisi C-Suite baru Bukalapak terdiri dari:

Presiden dan Co-Founder: Fajrin Rasyid
Chief Executive Officer: Rachmat Kaimuddin
Chief Technical Officer (CTO) dan Co-Founder: Nugroho Herucahyono
Chief Operating Officer: Willix Halim
Chief Financial Officer: Natalia Firmansyah
Chief Strategy Officer: Teddy Oetomo
Chief of Talent: Bagus Harimawan

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

44 Ribu Hektare Sawit PalmCo di Riau Dikelola dengan Skema Organik

PTPN IV PalmCo targetkan 44.000 hektare kebun sawit di Riau kelola pupuk organik dan perkuat…

2 jam ago

Setahun Agung–Markarius, Pekanbaru Berbenah Total dan Lebih Terarah

Setahun Agung–Markarius memimpin, Pekanbaru benahi infrastruktur, lingkungan, pendidikan hingga lunasi utang Rp470 miliar.

3 jam ago

Pemprov Riau Buka Posko THR, Perusahaan Wajib Bayar Paling Lambat 8 Maret

Pemprov Riau buka posko pengaduan THR. Perusahaan wajib bayar paling lambat 8 Maret 2026.

4 jam ago

Hukum Suntik Vaksin Meningitis saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan?

memohon penjelasan: apakah diperbolehkan menjalani suntik vaksin meningitis pada siang hari dalam keadaan berpuasa?

4 jam ago

Penangkaran Walet Dikeluhkan, Lurah Siak Siap Koordinasi dengan Satpol PP

Warga Kampung Dalam Siak keluhkan suara bising penangkaran walet. Lurah telusuri izin dan siap gandeng…

5 jam ago

Puncak Arus Balik, Antrean Kendaraan Mengular di Dermaga Bengkalis

Arus balik Imlek 2577 di Pelabuhan Ro-Ro Bengkalis padat. Dishub siagakan empat kapal dan satu…

5 jam ago