Categories: Nasional

Langkah Terakhir, Pegawai KPK Surati Semua Fraksi di DPR

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi III DPR direncanakan melakukan fit and proper test kepada sepuluh calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK), pada Rabu (11/9). Namun, kalangan internal lembaga antirasuah menilai banyak kandidat yang bermasalah.

Salah satu perwakilan Pegawai KPK Zulfadhli Nasution mengatakan, dirinya sengaja mendatangi gedung DPR untuk memberikan surat kepada semua fraksi yang ada di parlemen. Isi surat itu terkait soal fit and propertest Capim KPK yang bakal dilakukan besok.

“Kami mengirimkan surat sebagai masukan kepada anggota DPR. Kami kirimkan ke seluruh fraksi dalam rangka untuk juga mengawal proses fit and proper test,” ujar Zulfadhli di Gedung DPR, Selasa (10/9).

Zulfadhli juga menuturkan, DPR perlu memilih Capim KPK yang benar-benar berkualitas. Jangan sampai proses pemilihan ini diindikasikan juga untuk melemahkan lembaga antirasuah ke depannya.

“Kami memandang proses pemilihan capim ini diindikasikan satu paket juga dengan revisi UU KPK. Karena itu perlu untuk memilih pemimpin yang baik itu bisa mengatasi pelemahan KPK,” katanya

Lebih lanjut Zulfadhli menduga, saat ini ada indikasi kongkalikong Capim KPK terpilih dengan Anggota Komisi III DPR. Jika sampai ini terjadi, maka isu soal pelemahan KPK benar adanya.

“Ini bisa jadi pelemahan juga dari berbagai arah, selain regulasi melalui orang-orang yang nanti akan menjadi pimpinan memang ada keterkaitan,” ucapnya.

Zulfadhli mmengirimkan surat ke fraksi-fraksi yang ada di DPR sebagai langkah terkahir dirinya dan para pegawai KPK. Sehingga nantinya DPR bisa memilih Capim KPK yang bisa menghilangkan pelemahan terhadap lembaga antirasuah ini.

Dalam surat tersebut, secara spesifik pegawai KPK meminta DPR memilih calon pimpinan yang berintegritas yang ditunjukkan dari kepatuhan melaporkan LHKPN, terbebas dari dugaan pelanggaran etik berat, dan tidak menghalangi penegakan hukum oleh KPK.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

21 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

21 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

21 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

21 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 hari ago