Categories: Nasional

Ponsel hingga Pisau Rakit Disimpan WBR Kelas II B Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kamar hunian Warga Binaan Rutan (WBR), Ahad (8/8). Sidak kali ini langsung dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan (Ka. KPR), Pandu, serta  Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (SATOPS PATNAL) dan petugas pengamanan.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Pance Daniel  melalui, Ka KPR Rutan Dumai, Pandu menegaskan bahwasanya pelaksanaan sidak ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Kamtib melalui Kakanwil dan Kadivpas Riau.

Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan ini dilaksanakan untuk mencegah gangguan kamtib serta pencegahan peredaran gelap narkotika dengan sasaran barang terlarang berupa, narkotika, handphone (HP), sajam dan barang terlarang lainnya.

Pandu  juga menerangkan, bahwasanya sidak yang dilakukan kali ini juga merupakan refleksi nyata dari komitmen Rutan Dumai untuk mewujudkan wilayah Zero Handphone, pungli dan narkotika (Zero Halinar).

Diakuinya, selama razia dilaksanakan petugas, sidak tidak menemukan narkotika di dalam kamar hunian WBR, hanya barang-barang terlarang, seperti sendok hingga pisau rakitan atau buatan.

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan sidak yang pihaknya laksanakan di kamar hunian WBR berjalan lancar, dan pihaknya tidak menemukan narkoba. "Hasil sidak di kamar hunian warga binaan rutan, pihaknya masih mendapatkan beberapa barang- barang terlarang, mulai dari handphone hingga pisau rakit," katanya, Senin  (9/8).

Ia menambahkan, adapun barang yang berhasil pihaknya amankan, yakni handphone sebanyak lima unit, pisau rakit 3 pcs, guntin 1 pcs, sendok 4 pcs, handsfree 7 pcs dan charger 7 unit, kabel 1 unit dan element buatan 1 unit serta kepala charger 2 unit  untuk narkoba nihil.

Dirinya menerangkan, terhadap barang-barang yang kami dapatkan ini akan dimusnahkan, agar tidak disalahgunakan.

"Kami berharap  dengan telah dilaksanakannya sidak terhadap kamar hunian WBR ini dapat menjadikan Rutan Dumai menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang zero halinar,"pungkasnya.(mx12/rpg)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tarif Parkir Rp15 Ribu, Jukir di Pekanbaru Langsung Dipecat!

Jukir di Pekanbaru diamankan setelah memungut tarif parkir Rp15 ribu. Dishub langsung memberi sanksi tegas…

8 menit ago

14 Ribu Siswa SMP di Pekanbaru Jalani TKA, Ini yang Perlu Diketahui

Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…

48 menit ago

Kakek di Rohil Ditangkap, Diduga Cabuli Cucu Kandung

Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.

1 jam ago

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

23 jam ago

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…

23 jam ago

Banyak Tak Berizin, Kabel Fiber Optik di Pekanbaru Siap Ditata Ulang

Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…

24 jam ago