Categories: Nasional

Aneh, Belum Ada Anggaran Gaji PPPK Hasil Rekrutmen Februari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Koordinator Wilayah Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Jawa Tengah Ahmad Saefuddin mengaku heran dengan pernyataan Mendikbud Muhadjir Effendy soal status honorer K2 yang lulus PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahap satu.

Masalah belum adanya NIP PPPK tahap satu hasil rekrutmen Februari 2019, disebut mendikbud karena anggaran daerah yang terbatas, sehingga belum siap membayar gaji.

"Saya tidak habis pikir, mendikbud bilang keterlambatan PPPK tahap satu menerima NIP karena masalah anggaran. Pemerintah pusat bilang anggaran sepenuhnya tanggung jawab Pemda," kata Ahmad kepada JPNN.com, Sabtu (10/8).

Masalahnya, lanjut Ahmad, kenapa harus pusat yang mengeluarkan banyak aturan soal rekrutmen PPPK, kalau masalah anggaran diserahkan ke pemda.

Menurut Ahmad, sebenarnya tidak ada masalah anggaran di daerah. Semua sudah clear dan siap menggaji, tinggal jalan saja.

"Lalu kenapa pusat ikut cawe-cawe rapat masalah anggaran yang jadi kendala tahap satu. Ini negara yang membingungkan. Apa sebenarnya mau pemerintah," ucapnya.

Dia menambahkan, honorer K2 selalu menanti kebijakan pusat. Pemerintah daerah juga demikian. Namun, kalau pemerintah pusat seperti itu, bagaimana penyelesaian honorer K2 ini bisa tuntas dan berkeadilan.

"Mohon jangan karena agenda politik lantas menenggelamkan nasib seluruh honorer K2. Kami ini manusia, bukan barang atau sampah," tandasnya.

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

15 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

15 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

15 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

16 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

16 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

16 jam ago