wako-tinjau-rapid-test-imam-masjid-paripurna
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rapid test kembali digelar jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk deteksi dini penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Selasa (9/6). Kali ini yang disasar adalah ratusan imam, pengurus dan jemaah masjid paripurna.
Pelaksanaan rapid test bagi imam masjid ini dilakukan di Masjid Agung Ar Rahman, masjid paripurna tingkat Kota Pekanbaru. Rapid test disaksikan langsung oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Drs HM Noer MBS SH MSi MH yang melakukan peninjauan ke sana.
Firdaus pada para imam masjid mengimbau agar tak perlu takut menjalani rapid test. Rapid test berguna untuk mengetahui sejak awal potensi penyebaran Covid-19. Selain itu, cara ini juga berguna untuk mendeteksi Orang Tanpa Gejala (OTG) yang membawa virus corona.
"Kalau reaktif nanti akan langsung dilakukan swab test. Juga akan langsung ditangani oleh tim medis kita,'' ucapnya.
Rapid test bukan pertama kali ini saja digelar jajaran Pemko Pekanbaru. Sebelumnya, dalam sebulan terakhir, kegiatan serupa juga sudah beberapa kali digelar. Yakni di Kecamatan Tampan, Tenayan Raya, Bukitraya dan Marpoyan Damai. Rapid test selanjutnya akan digelar di Rumbai Pesisir dan Senapelan.
Wako Pekanbaru menyebut, rapid test di Masjid Ar Rahman diikuti oleh imam, pengurus dan jemaah masjid. ''Totalnya ada 137 orang yang ikut melakukan test,'' imbuhnya.
Dari 137 orang ini, hasil rapid test menunjukkan satu orang reaktif. Terhadap orang yang reaktif ini kemudian akan dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa swab test. Hasil swab test akan diketahui dalam tiga hingga empat hari ke depan.(adv)
Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.
PLN UIP Sumbagteng gandeng Kejagung perkuat pengamanan proyek listrik di Riau dan Jambi guna pastikan…
Suzuki Trada gelar test drive Fronx berhadiah mobil, motor, hingga iPhone 17 Pro. Program berlangsung…
PKL di Pekanbaru kerap kembali berjualan meski ditertibkan. DPRD menilai pengawasan belum konsisten dan perlu…
Sebanyak 402 siswa SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru ikuti USM LSP-P1 dan UKK Mandiri sebagai bekal…
Wanita tanpa identitas diduga ODGJ diamankan di Rohul. Sempat agresif, kini dibawa ke panti rehabilitasi…