ksop-bagansiapiapi-antisipasi-lonjakan-penumpang
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Mencegah terjadinya peristiwa yang tak diinginkan di perairan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bagansiapiapi, selalu melakukan pengawasan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang.
Saat ini untuk sebagian masyarakat terutama di kawasan pesisir seperti di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu dan Kubu Babussalam, masih mengunakan moda transportasi laut berupa kapal ferry untuk bepergian terutama ke kota Bagansiapiapi.
Petugas keselamatan berlayar dan patroli kapal, KSOP Bagansiapiapi, Purnomo untuk antisipasi lonjakan penumpang dilakukan di pelabuhan yang ada dalam hal ini yakni Pelabuhan O Liong di Bagansiapiapi.
Salah satu momen yang diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang secara drastis adalah mendekati ramadan karena banyak yang pulang kampung, begitu juga terkait dengan Idul Fitri.
Selain itu momen Bakar Tongkang biasanya juga terjadi lonjakan penumpang namun sejauh ini karena situasi pandemi Covid-19, untuk kegiatan Bakar Tongkang di Bagansiapiapi masih belum diadakan seperti biasanya.
"Untuk lebih mendukung kelancaran dan keselamatan bagi penumpang, kami akan mendirikan satu posko di pelabuhan," kata Purnomo.
Selain memastikan agar untuk kegiatan terkait transportasi laut berlangsung dengan aman dan selamat terutama bagi penumpang, juga memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19.(fad)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…