Categories: Nasional

Honorer K2 Meninggal Jelang Tes PPPK Guru Tahap 2

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dukacita mendalam dirasakan para guru honorer K2 maupun non-K2 di tengah tahapan seleksi PPPK tahap II 2021. Guru honorer K2 sepuh bernama Imas Kustiani (53), meninggal dunia pada Rabu, 8 Desember 2021, sebelum mengikuti seleksi PPPK tahap 2.

Video mengenai sosok almarhumah sempat viral di awal-awal tes PPPK guru tahap I. Ketika itu dalam kondisi stroke dan jalan terseok-seok, Imas berusaha mengikuti tes untuk mengubah statusnya menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Kami sangat berdukacita. Bu Imas belum sempat ikut tes PPPK guru tahap 2 sudah meninggal," kata Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih kepada JPNN.com pada Kamis (9/12).

Kepergian Imas menimbulkan rasa pilu di kalangan guru honorer yang ikut seleksi PPPK tahap I. Seandainya pemerintah tidak mengulur-ulur waktu, guru honorer yang sepuh masih bisa merasakan statusnya sebagai ASN PPPK.

Keluarga yang ditinggalkannya pun akan mengenang bagaimana perjuangan guru honorer sepuh ini. "Semoga nama-nama kawan kami yang meninggal akan tercetak di pengumuman kelulusan PPPK guru tahap II. Berikan penghargaan kepada yang sudah meninggal," ucapnya.

Pada September 2021, para peserta tes PPPK guru tahap I terkesima dengan video viral yang menayangkan seorang perempuan lansia terseok-seok dengan tongkatnya menuju lokasi ujian.

Dia dibantu oleh dua petugas. Perempuan lansia yang ternyata bernama Imas Kustiani (53) itu adalah guru K2 di Kabupaten Karawang. Imas mengalami stroke dan tetap mengajar di SDN Wancimekar, Desa Wancimekar, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Dalam keterbatasan, semangatnya untuk mengikuti tes PPPK guru 2021 sangat besar karena ingin menjadi ASN.

Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

6 jam ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

6 jam ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

6 jam ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

6 jam ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago