JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Banyak netizen meyakini kalau perempuan dalam video syur berdurasi pendek yang tengah heboh dibicarakan adalah Gisella Anastasia. Salah satu bukti petunjuknya adalah gorden kamar yang ada dalam video asusila itu sama dengan gorden yang ada dalam kamar Gisel.
Terkait hal tersebut, Gisel angkat bicara. Membantah dirinya adalah wanita dalam video itu, dia menyatakan gorden serupa juga banyak dimiliki orang. Oleh karenanya, terlalu berlebihan kiranya jika kesamaan gorden lantas dikait-kaitkan dengan ibu satu anak itu.
“Kalau dibilang kamar dimirip-miripin sih nggak. Kamar aku kan tempat bobok sama Gempi, nggak akan pernah tega aku melakukan aneh-aneh di situ. Gorden warna gitu juga common banget,” tutur Gisel kepada JawaPos.com melalui aplikasi pesan singkat.
Ketika diwawancarai awak media terkait isu sensitif ini, Gisel memang terlihat cukup santai menanggapinya. Sebab dia merasa bukan lah perempuan yang ada di dalam video itu. Selain itu, kasus asusila yang menimpa dirinya bukan kali pertama. Tahun lalu Gisel juga sempat digoyang kasus serupa.
Meskipun pun tidak memperlihatkan kesedihan di hadapan media, sejatinya dalam hati Gisel mengaku sangat sedih. “Jadi sebenarnya nggak enak juga rasa hati ini,” ujarnya.
Seperti diketahui, beredar video konten asusila mirip Gisel di media sosial. Video ini pun sontak ramai diperbincangkan netizen di jagat Twitter pada Sabtu (7/11) dan sempat memuncaki trending di Twitter pada hari itu.
Dalam video berdurasi pendek yang beredar, terlihat seorang perempuan disebut-sebut mirip Gisel tengah melakukan hubungan intim dengan seorang lelaki di sebuah ruangan. Video itu diduga direkam dengan sengaja oleh sang perempuan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.