dikira-roti
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rahmat dan Novri adalah tukang becak. Mereka setiap harinya mangkal di depan salah satu rumah sakit.
Karena capek menunggu penumpang yang tak kunjung datang, akhirnya Rahmat tertidur.
Tak berapa lama datang seorang calon penumpang. Melihat Rahmat tertidur, Novri berinisiatif menggantikan Rahmat membawa penumpang tersebut.
Setengah jam kemudian, Novri pun kembali ke pangkalan. Rahmat yang sudah bangun sempat protes karena merasa penumpangnya diambil.
"Salah sendiri, kerja kok tidur. Aku mau bangunin, tapi kamu tidurnya nyenyak.. Hehehe…" kata Novri.
Dengan setengah pamer, Novri menunjukkan bungkusan plastik yang terdapat di kursi becaknya.
"Ini pasti isinya roti coklat milik penumpang tadi yang tertinggal," kata Novri sambil menunjukkan bungkusan itu.
Tapi Rahmat cuek saja.
Dengan wajah yang ceria, Novri pun membuka bungkusan itu.
Tapi… Alamakk…!! Ternyata bungkusan itu bukan berisi roti atau makanan, melainkan sampah bungkusan kue.
Melihat itu, Rahmat tidak jadi marah kepada Novri. Ia malah tertawa senang.(dof)
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…