Categories: Nasional

Ikuti Trik ’20:20’ Agar Mata Anak Tetap Sehat saat Belajar via Gadget

(RIAUPOS.CO) — Demi mencegah penularan Covid-19, anak-anak pun diwajibkan belajar dari rumah. Rutinitas belajar di rumah ini tentu membuat anak-anak lebih sering menggunakan gadget. Baik itu smartphone ataupun tablet. Padahal, terlalu sering kena melihat smartphone juga tak baik untuk kesehatan mata anak.

Lantas, adakah yang bisa dilakukan agar mata anak tetap sehat?

Seperti diungkapkan Dokter Spesialis Mata Zoraya Ariefia Feranthy, SpM, untuk menjaga kesehatan mata anak baiknya menggunakan metode 20:20. Metode ini diklaim lebih efektif ketimbang membatasi durasi pemakaian gadget per hari.

Metode 20:20 ini maksudnya setiap 20 menit melihat layar atau buku, anak harus dihentikan untuk disuruh lihat obyek yang jauh. Anda bisa mengajak anak untuk beristirahat sejenak dengan melihat obyek yang di luar rumah seperti pohon atau genteng.

"Lihat objek di atas 6 meter dan 20 detik beristirahat. Memang repot sih tapi memang rules-nya begitu," kata Zoraya dalam Instagram Live ‘Menjaga Kesehatan Mata Anak di Era Digital’ pada Rabu (8/4).

Lalu misalnya, saat anak bermain games, Anda juga bisa membuat peraturan bahwa setiap nyelesaikan satu level, lalu beristirahat. Cara seperti ini menurut Zoraya lebih tepat dibanding memberi jatah waktu per hari.

Selain itu, metode 20:20 juga penting diketahui oleh para guru yang mengajar melalui kelas virtual. Sebab biasanya, anak-anak akan lebih mematuhi apa yang disampaikan oleh gurunya.

Kenapa mata setelah 20 menit harus istirahat? Sebab, mata yang dipaksa untuk fokus melihat jarak dekat dan lebih dari 20 menit dapat menyebabkan mata minus.

"Mata yang dirangsang terus penglihatannya akan menambah minus. Ini bukan masalah gelap atau terang, yang harus dibatasi itu penglihatan jauh dekatnya, karena mata kita jadi bekerja keras," ujar Zoraya.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Pastikan Program Berobat Gratis UHC Tetap Berlanjut

Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…

2 hari ago

Defisit APBN Bisa Nol, Menkeu Ingatkan Dampak ke Ekonomi

Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…

2 hari ago

DPRD Pekanbaru Minta Satgas Tertibkan Kabel FO Meski Perda Belum Rampung

DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…

2 hari ago

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Inhu Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi

Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…

2 hari ago

Rekor Unggul, Jojo Siap Tempur Hadapi Kodai di Perempat Final Malaysia Open 2026

Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…

2 hari ago

Kabar Baik, Gaji ASN dan PPPK Meranti Mulai Dibayar

Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…

2 hari ago