Categories: Nasional

Tiga Persen Pemudik Berisiko Tertular Virus Corona

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Jelang puasa dan lebaran membuat para perantau ramai-ramai memutuskan pulang kampung lebih awal. Padahal, risiko penularan virus Corona selalu mengintai. Apalagi saat ini banyak Orang Tanpa Gejala (OTG) yang berpotensi menulari orang lain yang lebih rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit penyerta.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menyarankan agar para pemudik tidak pulang kampung halaman di tengah wabah. Sebab ada potensi risiko penularan dari orang ke orang selama perjalanan.

“Jangan mudik. Risiko penularan cukup besar. 3 persen angkanya bisa berisiko. Ya misalnya yang mudik 1.000 orang, potensinya 30 orang tertular,” katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Menurut Ari, para pemudik yang sudah terlanjur pulang ke kampung halaman memang sebaiknya diskrining dengan ketat. Sebab seluruh orang di Indonesia saat ini sebetulnya sudah berisiko dengan tanpa gejala.

“Ada pengertian Orang Tanpa Gejala dan Orang Dengan Pemantauan. ODP itu biasanya sudah ada gejala klinis. Kalau OTG tak ada gejala,” katanya.

Sebelumnya Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-29 Achmad Yurianto berulang kali mengingatkan agar masyarakat mengikuti aturan jarak fisik dan jarak sosial (physical distancing). Maka menjaga jarak penting dilakukan. Yurianto menegaskan tak perlu meninggalkan rumah jika tak perlu.

“Terkait dengan konteks menjaga jarak, berhati-hatilah tidak perlu meninggalkan rumah, tidak perlu bepergian yang jauh. Tidak perlu kemudian bepergian bersama keluarga menuju tempat lain yang jauh,” kata Yuri.

Menurutnya, risiko akan sangat besar jika perjalanan tetap dilakukan. Apalagi kemudian jika masyarakat memutuskan untuk pergi ke kampung dengan keluarga yang cukup banyak di dalam satu mobil yang berdesak-desakan dalam satu alat angkutan.

“Angkutan yang berdesak-desakan ini memberikan risiko (penularan) yang berlipat ganda,” jelasnya.

Sumber:JawaPos.com

Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

8 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

8 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

2 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

2 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

2 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago