Categories: Nasional

Corona Masuk Maladewa, Dua Warga Terjangkit

MALE (RIAUPOS.CO) – Wabah virus corona kini menjadi sumber ketakutan bagi masyarakat di mana pun. Kini sebaran virus tersebut semakin meluas, termasuk di Asia Selatan. Pemerintah Maladewa dilaporkan membatasi pergerakan di sejumlah pulau wisata, Ahad (8/3/2020), setelah negara itu melaporkan dua kasus pertama penularan jenis baru virus corona (COVID-19).

Dua pasien yang terinfeksi virus merupakan staf Kuredu Island Resort. Keduanya dinyatakan positif tertular virus pada Sabtu malam. Menurut otoritas setempat, virus ditularkan oleh seorang turis asal Italia, yang saat pulang ke negaranya, ia dinyatakan positif terinfeksi jenis baru virus corona.

Kementerian Pariwisata Maladewa memperkirakan ada lebih dari 1.400 staf dan wisatawan di pulau tersebut.

"Pasien positif virus itu berasal dari sebuah resort. Mereka pegawai di sana dan saat ini telah menjalani masa karantina," kata Menteri Pariwisata Maladewa, Ali Waheed.

Perekonomian Maladewa bergantung erat dengan sektor pariwisatanya. Kondisi ini bisa membuat ekonomi negara pulau di selatan India ini akan menjadi masalah.

"Saat ini, kami telah mengidentifikasi mereka yang sempat berhubungan dengan dua pasien itu, dan mereka telah menjalani karantina secara mandiri, begitu juga orang-orang yang pernah ada hubungan dengan mereka. Untuk sekarang kami dapat mengatakan mereka akan terus dipantau selama 14 hari," ujar Waheed.

Ia menambahkan, pemerintah belum memutuskan mereka yang pernah bertemu dengan dua pasien itu akan diperbolehkan pergi atau tidak. Walaupun demikian, otoritas terkait telah melarang penumpang yang berpergian dari atau transit, dan/atau pernah menghabiskan waktu di Italia selama 14 hari untuk masuk ke Maladewa. Kebijakan itu mulai diterapkan pada Ahad ini.

Sementara itu, otoritas di Kuredu Island Resort saat ini belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Badan Kesehatan Maladewa (HPA) pada Ahad mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi "kebijakan pembatasan sementara" pada pulau kedua setelah seorang warga keturunan Italia menunjukkan gejala penularan virus corona di Resort Sandies di Pulau Bathala. Meskipun demikian, belum jelas jumlah penduduk yang menghuni pulau tersebut.

HPA menyebut dua warga Prancis di pulau ketiga juga menunjukkan gejala penyakit COVID-19. Akan tetapi, hasil pemeriksaan menunjukkan dua warga Prancis itu negatif virus corona. Sejak saat itu, pembatasan aktivitas di pulau tersebut dicabut.

Sumber: Antara/JPNN
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

17 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

3 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

3 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago