Massa dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) saat menggelar aksi di depan KPK, Jakarta Selatan, Senin (7/10). Foto: Fathan Sinaga/JPNN.Com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Puluhan orang yang mengaku dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (7/10). Massa MPD dalam aksinya menyuarakan penolakan atas wacana tentang penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK.
Sejumlah pengunjuk rasa dari massa MPD tampak tampil beda dalam aksi itu. Beberapa pedemo termasuk yang di mobil komando mengenakan topeng Joker.
Orator di atas mobil komando mengatakan, topeng badut itu adalah simbol untuk menertawakan kelucuan yang terjadi di KPK. Menurut Koordinator Aksi MPD Syahrul, ada oknum-oknum yang bertindak lucu karena mendorong Presiden Jokowi (Jokowi) mengeluarkan Perppu KPK.
"Tidak ada kegentingan untuk memaksa Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu KPK," kata Koordinator Aksi Syahrul.
Oleh karena itu, Syahrul menertawakan semua pihak yang menginginkan Jokowi mengeluarkan Perppu. "Ini dagelan yang sangat lucu, aneh," jelas dia.(tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…