Massa dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) saat menggelar aksi di depan KPK, Jakarta Selatan, Senin (7/10). Foto: Fathan Sinaga/JPNN.Com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Puluhan orang yang mengaku dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (7/10). Massa MPD dalam aksinya menyuarakan penolakan atas wacana tentang penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK.
Sejumlah pengunjuk rasa dari massa MPD tampak tampil beda dalam aksi itu. Beberapa pedemo termasuk yang di mobil komando mengenakan topeng Joker.
Orator di atas mobil komando mengatakan, topeng badut itu adalah simbol untuk menertawakan kelucuan yang terjadi di KPK. Menurut Koordinator Aksi MPD Syahrul, ada oknum-oknum yang bertindak lucu karena mendorong Presiden Jokowi (Jokowi) mengeluarkan Perppu KPK.
"Tidak ada kegentingan untuk memaksa Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu KPK," kata Koordinator Aksi Syahrul.
Oleh karena itu, Syahrul menertawakan semua pihak yang menginginkan Jokowi mengeluarkan Perppu. "Ini dagelan yang sangat lucu, aneh," jelas dia.(tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…
Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…
Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…