Massa dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) saat menggelar aksi di depan KPK, Jakarta Selatan, Senin (7/10). Foto: Fathan Sinaga/JPNN.Com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Puluhan orang yang mengaku dari Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) menggelar aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (7/10). Massa MPD dalam aksinya menyuarakan penolakan atas wacana tentang penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) KPK.
Sejumlah pengunjuk rasa dari massa MPD tampak tampil beda dalam aksi itu. Beberapa pedemo termasuk yang di mobil komando mengenakan topeng Joker.
Orator di atas mobil komando mengatakan, topeng badut itu adalah simbol untuk menertawakan kelucuan yang terjadi di KPK. Menurut Koordinator Aksi MPD Syahrul, ada oknum-oknum yang bertindak lucu karena mendorong Presiden Jokowi (Jokowi) mengeluarkan Perppu KPK.
"Tidak ada kegentingan untuk memaksa Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu KPK," kata Koordinator Aksi Syahrul.
Oleh karena itu, Syahrul menertawakan semua pihak yang menginginkan Jokowi mengeluarkan Perppu. "Ini dagelan yang sangat lucu, aneh," jelas dia.(tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…
Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…