Categories: Nasional

Dikti Segera Beri Pendampingan untuk Subsidi Kuota

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) terus mendorong agar perguruan tinggi (PT) segera memvalidasi nomor ponsel mahasiswa dan dosen calon penerima bantuan subsidi kuota internet. Rencananya, Dikti bakal memberikan pendampingan khusus mulai hari ini, Senin (7/9).

Tujuannya, seluruh data bisa tervalidasi sebelum batas akhir penyetoran data pada 11 September 2020 mendatang. Sehingga, subsidi kuota pun dapat segera disalurkan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesditjen Dikti Kemdikbud) Paristiyanti Nurwardani mengungkapkan, berdasarkan data per Kamis (3/9), pukul 22.00 WIB, baru 25,64 persen mahasiswa dari 7,9 juta orang yang melakukan validasi nomor ponsel. Sementara untuk dosen, dari 287 ribu dosen yang tercatat di pangkalan data Dikti, baru 33,28 persen yang melakukan validasi. Untuk mempercepat proses validasi ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi dengan seluruh PT.

”Mulai Senin kami akan roadshow webinar terus menerus untuk sosialisasi masif terkait mekanisme bantuan kuota internet ini,” ujar perempuan yang akrab disapa Paris tersebut.

Dia berharap, dengan pendampingan ini minimal 95 persen mahasiswa dan dosen sudah rampung melakukan validasi datanya. Untuk sisanya, pihaknya berjanji akan melakukan berbagai upaya susulan untuk menjangkau lainnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan tentang mekanisme pemberian kuota 50 Gb per bulan untuk mahasiswa dan dosen ini. Kuota akan diberikan setelah verifikasi dan validasi dilakukan oleh perguruan tinggi dan PDDikti. Data tersebut kemudian diserahkan pada pihak provider untuk kemudian diisikan paket data pada masing-masing nomor.

”Kami sudah melakukan kerja sama implementasi dengan semua provider yang telah melakukan MoU,” paparnya. Di antaranya, Telkomsel, XL, dan 3.

Di sisi lain, Paris mengimbau agar para rektor baik perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk menghentikan sementara program serupa di kampusnya. Di mulai dari bulan ini hingga Desember 2020.

”Sebab kalau nanti ada overlapping budget akan merugikan negara dan bangsa,” tegas Paris.

Pihaknya pun telah mengeluarkan surat edaran terkait imbauan tersebut. Ditjen Dikti juga meminta agar pihak kampus yang memiliki kebijakan serupa bisa langsung mengkomunikasikan secara cepat dengan kementerian sebelum tanggal 11 September 2020.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Hutchison 3 Indonesia Muhamad Dani Buldansyah mengungkapkan, pihaknya sangat siap untuk berkontribusi dalam penyediaan paket telekomunikasi yang terjangkau untuk perguruan tinggi. Menurutnya, misi 3 saat ini sejalan dengan Kemendikbud dalam mendukung pembelajaran jarak jauh melalui pengadaan kuota ini.

”Misi kami berkontribusi memberikan layanan akses internet secara merata dan terjangkau dengan kualitas terbaik bagi pemuda Indonesia,” paparnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kerja sama ini baik mahasiswa dan tenaga pengajar maka tidak perlu khawatir lagi akan kehabisan kuota selama proses pembelajaran jarak jauh. Sehingga, proses pembelajaran pun dapat berjalan dengan baik di masa pandemi Covid-19 ini.(mia/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

7 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

7 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

8 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

8 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

8 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

9 jam ago