223-penumpang-asal-malaysia-tiba-di-dumai
(RIAUPOS.CO) – Beroperasi kembali kapal penyeberangan Indonesia-Malaysia dengan rute Dumai-Melaka- Pirt Dickson disambut antusias oleh masyarakat kedua negara.
Hal itu dapat dilihat dari jumlah penumpang yang menggunakan jasa kapal penyeberangan cepat Indomal Fast Ferry yang melayani penyeberangan antar dua negara serumpun ini.
Kapolres Dumai AKBP Muhammad Kholid ketika dikonfirmasi melalui Kepala Kepolisian Sektor kawasan Pelabuhan (KSKP) Dumai AKP Dedi, Jumat (6/5) mengatakan baik kedatangan maupun keberangkatan kapal penyeberangan Dumai-Malaysia dipenuhi penumpang melebihi 50 persen muatan kapal meski baru beroperasi.
“Untuk keberangkatan dihari perdana kemarin yang dilepas oleh Gubernur Riau dan rombongan tercatat ada 175 orang penumpang dengan tujuan Melaka, sementara untuk kedatangan yang baru hari ini ada 223 orang penumpang betangkat dari Pelabuhan Melaka, Malaysia,” kata Kapolsek.
Untuk pengamanan Pelabuhan Internasional Dumai guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang pengguna jasa Pelabuhan, kami dari kepolisian bersama TNI, KKP, Bea Cukai, Karantina dan Basarnas serta instansi lainnya selalu menempatkan anggota di pelabuhan tersebut.
Untuk kesiapan pelabuhan hingga saat ini tidak ada masalah dan alat x ray untuk memeriksa barang bawaan terutama barang milik penumpang yang datang ke Kota Dumai berfungsi dengan baik.
Dengan suasana pandemi seperti saat ini sesuai dengan petunjuk tim gugus tugas, kami bersama petugas kesehatan pelabuhan akan terus melakukan pengawasan yang lebih intensif guna memastikan tidak terjadinya penyebaran Covid-19 di Kota Dumai ini khususnya.
Sementara itu salah seorang manajemen PT Indomal Fast Ferry, Jailani mengatakan sampai saat ini antusias penumpang dari dalam negeri maupun dari Malaysia sangat tinggi dan pihaknya akan terus melakukan pelayanan penyeberangan kapal setiap harinya dengan dua rute penyeberangan di Malaysia yakni Melaka dan Port Dickson.
“Untuk keberangkatan ke Melaka dalam sepekan ada tiga kali yakni hari Selasa, Kamis dan Sabtu pada pukul 09.00 WIB sementara untuk kedatangan dari Melaka juga berlangsung tiga hari yakni hari Rabu, Jumat dan Ahad, “ kata Jailani.
Sementara itu untuk keberangkatan dan kedatangan kapal dari Dumai – Port Dickson juga berlangsung 3 hari sepekan. Di mana untuk keberangkatan berlangsung pada hari Senin, Rabu dan Jumat sementara kedatangan kapal dari Port Dickson ke Pelabuhan internasional Dumai pada Selasa, Kamis dan Sabtu.
Terkait permasalahan biaya keberangkatan baik dengan tujuan Malaka maupun Port Dickson, Malaysia untuk penumpang dewasa di kedai biaya sebesar Rp500 ribu dan untuk anak anak sebesar Rp275 ribu.(mx12/rpg/yls)
Laporan RPG, Dumai
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…