Categories: Nasional

Masyarakat Putuskan Pulang Kampung karena Tidak Ada Solusi Lain

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pelarangan kepada seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran 2021. Pelarangan ini dimulai sejak 6 hingga 17 Mei 2021.

Namun, tetap saja ada masyarakat yang bandel dan mencuri kesempatan untuk melakukannya. Alasannya adalah untuk bertemu keluarga. Menurut Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah, alasan lain masyarakat melakukan mudik adalah karena tidak ada pilihan lain.

"Ya nggak ada pilihan lain, mudik itu jadi salah satu solusi, kalau di sini mereka nggak bekerja kan frustasi," terang dia kepada JawaPos.com, Jumat (7/5).

Khususnya, mereka yang termasuk golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dengan daya beli masyarakat turun drastis, konsumsi rumah tangga yang memprihatinkan serta tabungan yang menipis membuat masyarakat pulang kampung.

Untuk itu, harus ada peran pemerintah. Sama seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada musim lebaran di awal masa pandemi, yakni memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang tidak melakukan mudik.

"Pemerintah tentu ada anggaran, nggak bisa alasan, masyarakat kan juga membayar pajak," jelasnya.

"Mereka dikasih kompensasi dan bansos, sekarang nggak ada, kalau mereka dilarang mudik tapi lapar nggak ada bantuan apa-apa ya otomatis mudik. Apalagi tantangan terberat tahun sekarang yang mereka tahun lalu nggak mudik sekarang harus mudik," tegasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

14 jam ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

15 jam ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

15 jam ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

15 jam ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

16 jam ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

16 jam ago