Categories: Nasional

Rumah Senilai Rp132 M Dirobohkan

SEOUL (RIAUPOS.CO) — Song Joongki (34), dan Song Hye-kyo,(38), rupanya ingin memastikan tak ada lagi kenangan tentang Song-Song Couple setelah bercerai. Semua telah usai. Bahkan, rumah yang dibeli untuk ditinggali bersama pascamenikah pada Oktober 2017 dirobohkan. Begitulah cara mereka untuk move on.

Prosesnya dimulai akhir Maret lalu. Kabar tersebut diungkap SBS funE kemarin (6/4). Rumah di kawasan Yongsan-gu, Seoul, itu dibeli Joong-ki pada 2017 senilai KRW 10 miliar atau Rp132 miliar.

Setelah bangunan dirobohkan, pihak pengembang akan membangun rumah baru dengan spesifikasi yang lebih wah. Yakni, bangunan dengan total lima lantai. Tiga di antaranya merupakan lantai bawah tanah.

"Izin perobohan dan pembangunan baru sudah dikantongi. Tapi, proses pembangunan baru dimulai belakangan ini," ujar sebuah sumber, sebagaimana dikutip SBS funE.

Penundaan itu tidak terlepas dari proses perceraian Joong-ki dan Hye-kyo.

Meski demikian, tak ada konfirmasi dari manajemen keduanya. "Karena itu menyangkut kehidupan pribadi Joong-ki, kami tak bisa memberi keterangan lebih lanjut," papar perwakilan History D&C, manajemen bintang film The Battleship Island tersebut.

Menurut warga setempat, Joongki maupun Hye-kyo amat jarang mengunjungi rumah itu. Mereka juga dikabarkan hanya tinggal sebentar di sana. "Sebelum ada kabar perceraian, mereka sudah tidak di sana," kata salah seorang warga.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

21 jam ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

21 jam ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

22 jam ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

23 jam ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

23 jam ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

23 jam ago