Categories: Nasional

Setelah Dua Tahun Berhenti Merokok, Turunkan Risiko Serangan Jantung

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Rokok dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskuler dan serangan jantung. Demi menekan prevalensi dan mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskuler, tembakau alternatif diklaim membantu perokok dewasa beralih dari rokok.

Dalam webinar ‘The Impact of Tobacco Smoking and Risk Cardiovaskular Disease’ Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah Harapan Kita, dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP, mengatakan rokok merupakan salah satu permasalahan besar di Indonesia. Sebab, rokok bertanggung jawab atas 10 persen dari total kasus penyakit kardiovaskuler. Menurut data WHO, kardiovaskuler adalah faktor utama kematian secara global karena menyebabkan 17,9 juta kematian setiap tahunnya.

“Dari perspektif pencegahan kardiologi, ini adalah sebuah masalah,” katanya baru-baru ini.

Saat ini, kata dia, jumlah perokok Indonesia telah melebihi 65 juta jiwa. Dengan angka yang sangat besar tersebut, Ade menyarankan agar para perokok segera berhenti merokok untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler.

Mantan Direktur Riset Kebijakan dan Kerja Sama Badan Kesehatan Dunia, Tikki Pangestu mengatakan permasalahan rokok harus segera diselesaikan. Selain berhenti secara langsung, menurut Tikki, perokok dewasa yang kesulitan atau belum berhenti merokok bisa beralih ke produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan dan rokok elektrik. Produk-produk tersebut menerapkan konsep pengurangan risiko. Berdasarkan sejumlah kajian, produk tembakau alternatif mampu menurunkan risiko hingga 90 persen-95 persen daripada rokok.

“Produk ini penting sebagai bantuan potensial untuk membantu orang berhenti merokok,” tegas Tikki.

Tikki mencontohkan bahwa Inggris berhasil menurunkan jumlah perokoknya berkat produk tembakau alternatif. Setiap tahunnya, sekitar 20 ribu orang berhenti merokok menurut laporan The England Journal of Medicine.

“Jadi ini bukti yang cukup meyakinkan untuk efektivitas dari produk ini,” ujarnya.

Bukti efektifnya produk tembakau alternatif juga ditunjukkan dari hasil survei yang dipublikasikan Badan Statistik Inggris. Berdasarkan hasil survei tersebut, angka perokok mengalami penurunan dari 14,4 persen pada 2018 menjadi 14,1 persen pada 2019. Angka perokok Inggris kini 6,9 juta jiwa dengan 3,8 juta perokok pria dan 3,1 juta perokok wanita.

“Jadi mengapa kita tidak mendukung penggunaan produk tembakau alternatif? Harus ada kemauan dan komitmen politik dengan mempertimbangkan faktor ekonomi serta sosial,” tutur Tikki.

Konsultan Senior Kardiologi Rumah Sakit Manila, Rafael R. Castillo juga setuju produk tembakau alternatif diberdayagunakan sebagai alternatif untuk berhenti merokok, meskipun produk tersebut tidak sepenuhnya bebas risiko. Menurut dia, mengganti kebiasaan merokok dengan produk tembakau alternatif menciptakan peluang lebih besar untuk sepenuhnya berhenti.

“Produk ini dapat dipertimbangkan sebagai solusi untuk perokok berat. Penggunaan produk ini juga menunjukkan penurunan detak jantung yang signifikan dibandingkan dengan rokok,” jelas Rafael.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

8 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

8 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

8 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

9 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

1 hari ago