Categories: Nasional

Kampung KB Wujudkan Keluarga Bahagia dan Sejahtera

SIAK (RIAUPOS.CO) — Kampung Sengkemang merupakan yang dipilih sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Koto Gasib.Bupati Siak Alfedri berharap Kampung KB ini terus dapat melakukan pembinaan keluarga.

"Pada intinya, program Kampung KB ini untuk mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera, dengan diiringi oleh beberapa kegiatan dan pembinaan lainnya," ujar Bupati saat membuka  kegiatan pembinaan Kampung KB  di aula Tok Abah, Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Senin (4/11).

Turun hadir Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Darussalim, Camat Koto Gasib Diky Sofyan, penghulu kampung, kader dan serta tamu undangan lainnya.

Dikatakan Alfedri, saat ini seluruh kecamatan se-Kabupaten Siak sudah mempunyai perwakilan Kampung Keluarga Berencana.

Keluarga Berencana ini lanjut Alfedri, harus dimulai dari keluarga sendiri. “Kita harus bisa merencanakan kehidupan keluarga kita ke depannya, untuk meraih kebahagiaan di dunia maupun akhirat nantinya,”ungkap Alfedri.

Pemerintah juga telah memprogramkan, bahwa dua anak cukup. Ini merupakan bagian program dari keluarga berencana. Itu juga sesuai dengan kemampuan kita dalam menghidupi anak tersebut. Selain itu, pendidikan anak juga mempengaruhi kebahagian dan kesejahteraan keluarga.

"Oleh karena itu, saya berharap kenalilah dan bentengilah anak kita dengan ilmu agama, dimulai dari dia kecil," harapnya.

Selain pendidikan formal maupun nonformal, tambah Alfedri, pengawasan terhadap anak juga penting, seperti siapa kawan bermainnya, di mana bermain.

Dalam kesempatan ini, Penghulu Kampung Sengkemang Adi Yafri mengatakan, Kampung Sengkemang merupakan kampung yang dipilih sebagai Kampung KB di Kecamatan Koto Gasib.

Dia menjelaskan, sebagai kampung yang ditunjuk sebagai Kampung KB, sudah banyak kegiatan yang sudah dilaksanakan pembinaan terhadap masyarakat. Di antaranya pembinaan terhadap pokja Kampung, pembinaan terhadap kelompok kegiatan masyarakat di berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan dan keagamaan.

Kepala Dinas P3AP2KB Darussalim menambahkan, di Kabupaten Siak sudah ada 14 Kampung KB yang tersebar di seluruh kecamatan.

"Untuk Kampung KB ini akan terus dilakukan pembinaan kepada masyarakat. Sehingga tujuan dari adanya Kampung KB ini akan tercapai yakni tercipta kehidupan keluarga yang bahagia dan sejahtera," kata Darussalim.

Selain itu, salah satu program Kampung KB diciptakan juga untuk mengingatkan kepada masyarakat, bahwa keluarga bahagia itu bukan berarti harus memiliki banyak anak.

"Saat ini memiliki anak harus sesuai dengan kemampuan. Jika kita sanggup untuk menghidupi dua orang anak, kenapa harus dipaksakan empat sampai lima orang anak," paparnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago