reuni-akbar-ika-4698-berlangsung-meriah-secara-virtual
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni SMPP 49, SMAN 6 dan SMAN 8 Pekanbaru (4986) berlangsung meriah. Acara ini disiarkan langsung secara virtual melalui aplikasi Zoom Metting, Instagram, dan Facebook IKA4698, Sabtu (6/2/2021).
Ketua Umum IKA 4968, Brigjen Inf M Syech Ismed yang juga Danrem 031/Wira Bima menjelaskan, IKA 4968 resmi menjadi wadah bagi banyak alumni untuk bersilahturahmi, melaksanakan kegiatan sosial, dan beragam fungsi lainnya.
"Organisasi ini merupakan wadah untuk menyambung silaturahmi, juga wadah untuk melaksanakan kegiatan sosial, dengan harapan kita bisa saling menyapa dan melepas rindu sesama teman SMA dulu. Juga banyak fungsi lainnya yang bisa kita manfaatkan," tuturnya.
M Syech Ismed juga mengajak seluruh alumni untuk bersama-sama membesarkan sekolah, kemudian juga memberikan perhatian kepada para guru-guru, sesama alumni, juga para siswa yang saat ini belajar di sekolah tersebut, maupun yang sudah duduk di perguruan tinggi, yang membutuhkan bantuan untuk melanjutkan pendidikan.
"Dalam acara ini kami juga memberikan apresiasi bagi seluruh guru serta mantan guru dan kepala sekolah yang pernah mendidik dan membimbing kami para alumni serta adik-adik yang kini masih menempuh pendidikan di SMAN 8 Pekanbaru. Mungkin apa yang kami berikan ini tidak dapat membalas jasa dan pengorbanan bapak dan ibu guru serta kepala sekolah selama ini," jelas M Syech Ismet.
Laporan: Prapti Dwi Lestari (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.