Categories: Nasional

Terkait Distribusi Solar bagi Nelayan, Komisi B DPRD Rohil Gelar RDP

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Komisi B DPRD Rokan Hilir (Rohil) gelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait masalah distribusi solar bagi nelayan, di Bagansiapiapi, Senin (4/4).

RDP dipimpin langsung Ketua Komisi Budi Santoso didampingi sejumlah anggota komisi. Sementara pihak yang hadir dalam RDP nampak Kepala Dinas Perikanan M Amin SPI MSi, dan para Direktur BUMD PD SPR.

Ketua Komisi B Budi mengungkapkan digelarnya RDP itu sebagai sikap tanggap terhadap aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan nelayan beberapa waktu lalu, lewat aksi demo ke DPRD Rohil. Dimana pengunjuk rasa mempertanyakan tentang distribusi solar bagi nelayan, soal adanya rekomendasi dan sebagainya.

Salah seorang Direktur BUMD PD SPR M Syah Padri mengungkapkan saat ini terjadi pengurangan kuota minyak yang diperoleh SPBU pelat merah tersebut, sehingga yang sebelumnya sempat 32 ton, kini hanya 24 ton maupun 16 ton yang diberikan secara bergantian.

"Berdasarkan pertemuan yang pernah kami gelar dengan pihak terkait, waktu itu melibatkan Polres, Kodim, perwakilan nelayan telah disepakati bahwa pengisian untuk nelayan yang dilayani hanya yang memiliki surat rekomendasi," katanya.

Selaku pengelola terangnya menjalankan tugas sesuai dengan peraturan yang ada jika tidak berpotensi akan menjadi permasalahan hukum ke depannya. Tak hanya untuk nelayan terangnya, sejumlah pelaku usaha pun bisa mendapatkan bio solar jika memang mengantongi rekom dimaksud misalnya kilang padi dari Dinas Pertanian, sektor usaha produktif dari DisKop, angkutan umum dari Dishub dan sebagainya.

Sedangkan Kepala Diskan Rohil M Amin mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi bagi nelayan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hal itu menyangkut tentang identitas nelayan,  kapasitas boat, mesin yang dipergunakan, areal tangkapan sehingga rekomendasi untuk pengisian solar akan disesuaikan kapasitasnya.

"Selama ini kami tak pernah mempersulit untuk permintaan rekomendasi itu, malahan ada petugas khusus yang juga bisa membantu di luar jam kantor," katanya.

Usai RDP tersebut, Ketua Komisi A Budi kembali menegaskan agar persoalan yang ada dapat diselesaikan dengan baik, dimana untuk kebutuhan nelayan setempat dapat diatasi sementara untuk kegiatan lainnya berupa pelayanan pengisian BBM bagi publik juga dapat dijalankan.(fad)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Pastikan Program Berobat Gratis UHC Tetap Berlanjut

Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…

2 hari ago

Defisit APBN Bisa Nol, Menkeu Ingatkan Dampak ke Ekonomi

Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…

2 hari ago

DPRD Pekanbaru Minta Satgas Tertibkan Kabel FO Meski Perda Belum Rampung

DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…

2 hari ago

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Inhu Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi

Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…

2 hari ago

Rekor Unggul, Jojo Siap Tempur Hadapi Kodai di Perempat Final Malaysia Open 2026

Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…

2 hari ago

Kabar Baik, Gaji ASN dan PPPK Meranti Mulai Dibayar

Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…

2 hari ago