Categories: Nasional

Omset Bisnis Angkutan Turun Tajam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengungkapkan penurunan pendapatan menyusul wabah Covis-19, bahkan ada sejumlah angkutan penumpang yang turun hingga 100 persen. Penurunan omset angkutan mulai terjadi saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kasus pasien pertama di Indonesia pada 3 Maret lalu.

"Untuk angkutan penumpang, kami mengalami penurunan sangat drastis, penurunan itu 75 sampai 100 persen penurunan omset, itu sudah dialami sejak jauh-jauh hari, mungkin sejak 3 Maret," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Organda Ateng Haryono dalam Telekonferensi Pers, Minggu (5/4).

Sedangkan untuk angkutan barang dan logistik, terjadi penurunan yang dikatakan mencapai 60 persen. Penurunan tersebut terjadi secara bertahap, di mana saat ini juga ada kendala kelangkaan barang akibat permintaan yang terlalu tinggi.

"Di angkutan barang dan logistik, sekarang ini mulai mengalami penurunan, teman-teman mengatakan 50 sampai 60 persen, di lapangan dan barang-barang tertentu itu sudah sulit didapatkan, termasuk obat-obatan," tambahnya.

Bahkan, untuk angkutan kota, baik yang terdampak parah seperti DKI Jakarta dan tidak juga mengalami penurunan pendapatan hingga 100 persen. Meskipun masih ada angkutan kota yang beroperasi sebesar 15 sampai 20 persen.

''Penurunan omset itu 100 persen, yang kami rasakan itu untuk seluruh awak kami yang berkaitan dengan operasional, yang no work no pay, mereka itu sungguh kasihan, berbagai perusahaan melakukan back up, tapi saya rasa ini tifak akan berjalan panjang," terang dia.

Menurutnya, akibat hal ini, seluruh kewajiban pihaknya seperti pembayaran pajak menjadi terhambat. Ia pun meminta agar pemerintah segera mengimplementasikan hal itu dengan segera.

"Hampir semua usaha transportasi ini kan di back up lembaga keuangan, bank atau leasing. Kewajiban (kredit) kami setiap jatuh tempo, pembayaran pajak retribusi di daerah juga kemudian PNBP yang kami bayarkan karena faktor perizanan yang dilakukan juga terhambat, ini menjadi sangat penting bagi kelangsungan hidup kami," tutup Ateng.

Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

23 jam ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

23 jam ago

Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…

23 jam ago

Wabup Rohul Sidak PKS, Temukan Harga TBS Sawit Masih di Bawah Ketetapan Pemprov Riau

Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…

23 jam ago

MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…

24 jam ago

Dua Anggota Polres Inhil Resmi Dipecat, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…

24 jam ago