marshanda-ungkap-kekesalan-di-ig
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Marshanda mengomentari tentang fenomena TikTok yang kini digemari banyak orang di berbagai penjuru dunia. Bintang sinetron Bidadari itu mengungkapkan hal yang mencengangkan melalui akun media sosialnya.
Marshanda mengaku, sejak 2009 silam, dirinya sudah membuat video seru-seruan bernyanyi sambil joget bareng. Namun sayangnya, kala itu Marshanda malah mendapat respons yang kurang baik dari publik lantaran memposting video nyanyi sambil berjoget.
“Pada tahun 2009, gue upload video gue nyanyi sambil joget dibilang gila sama hampir se-Indonesia. Tapi sekarang? Sedunia upload video, mereka nyanyi-nyanyi sambil joget-joget. Dan disebut apa? TikTok,” kata Marshanda dalam sebuah video yang diposting di Instagrram.
Ingin menuangkan kreativitasnya melalui video seperti yang sempat dilakukannya sekitar 2009 silam, Marshanda kini sudah memiliki akun TikTok sendiri. Dia pun mempersembahkan semua konten videonya itu untuk para penggemar.
“Gua dedikasiin akun TikTok gue dan semua video yang ada di dalamnya untuk kegilaan gue yang amazing,” tutur ibu satu anak itu.
Meski memiliki akun TikTok, Marshanda membantah dirinya mau mengikuti tren. “I wanna celebrate my self through my Tiktok. Why ? Because i never follow the trend. I’m the trend,” aku Marshanda.
Sementara itu, Raisha selaku manajer mengatakan, pernyataan Marshanda tersebut bukan sebagai bentuk kekesalannya kepada haters atau barisan para pembenci di masa lalu. Pernyataan Marshanda lebih ingin mengajak orang-orang untuk lebih menghargai suatu kreativitas dan karya. Karena bisa saja suatu karya tidak berharga hari ini, tapi berharga pada waktu berbeda.
“Yang pasti itu bukan kekesalan dia terhadap haters,” kata Raisha, manajer Marshanda kepada JawaPos.com, Sabtu (4/4).
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…