Categories: Nasional

Longsor Lagi di Pasaman Barat, Akses Jalan Putus Total

SIMPANGEMPAT (RIAUPOS.CO) – Akses transportasi putus total akibat longsor yang melanda daerah Polong Anam Nagari Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) sekitar pukul 10.20 WIB pada Sabtu (5/3/2022).

"Longsor terjadi sekitar pukul 10.20 WIB dan hingga sore ini material longsor belum dibersihkan," kata Kepala Kepolisian Sektor Talamau AKP Junaidi di Simpangempat.

Menurutnya, longsor susulan terus terjadi pascagempa. Longsor sebelumnya terjadi di Rimbo Kejahatan Kajai.

"Material longsor sekitar 15 meter dan menimbun badan jalan, sehingga akses transportasi putus total menuju Jembatan Panjang Nagari Kajai," katanya.

Ia mengatakan, sementara waktu tidak bisa mendekati lokasi longsor karena kondisi reruntuhan material kemungkinan akan bertambah.

"Kami tak berani mendekati lokasi, tadi waktu kami cek lapangan terdengar bunyi dari atas bukit, seperti ada material yang akan runtuh. Bukit juga terlihat ada yang retak," katanya.

Pihaknya telah menghubungi pemerintah agar segera menurunkan alat berat berupa ekskavator untuk membersihkan material yang ada di badan jalan.

"Kami sudah menghubungi pemerintah agar segera mengirimkan alat berat jenis ekskavator untuk membersihkan material yang menutupi badan jalan," terangnya.

Ia menyebut saat ini Kecamatan Talamau sedang hujan deras. Selain itu, arus listrik pun mati pascalongsor. Sedangkan longsor tersebut mengakibatkan akses transportasi putus total dari arah Talu menuju Timbo Abu Kajai, sehingga pasokan bantuan untuk korban gempa terganggu.

"Kami juga mengimbau kepada pengendara agar meningkatkan kewaspadaan diri ketika melewati area perbukitan yang ada di Talu karena longsor tidak tahu kapan terjadi," imbaunya.

Selain itu, akibat longsor tersebut, mobil dari arah Panti  yang membawa bantuan untuk korban gempa ke Nagari Persiapan Timbo Abu Kajai menjadi terganggu.

Menurutnya, jika hal tersebut tidak segera ditindaklanjuti, dikhawatirkan warga yang ada di pengungsian terlambat mendapatkan bantuan dari relawan atau donatur dari luar daerah.

"Kami berharap ini segera ditangani dan kami juga mengimbau warga maupun pengendara untuk berhati-hati ketika melintas di area perbukitan serta tetap meningkatkan kewaspadaan diri," katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Azhar, mengatakan, pihaknya segera menghubungi Dinas PU Pasaman Barat untuk mengirimkan alat berat yang ada di lapangan.
"Jalan lintas ini adalah akses masuknya logistik bantuan gempa dari arah Panti Pasaman," ujarnya.

Material yang terdiri atas tanah, batu, dan kayu tersebut menutupi badan jalan, tepatnya di Polong Anam Talu, Kecamatan Talamau.

Laporan: JPNN/CNN/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

3 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

3 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

3 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

3 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago