perempuan-tangguh-gowes-puluhan-kilometer
SIAK (RIAUPOS.CO) — Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranas Siak Rasidah Alfedri punya cara untuk bisa tetap bugar dan fresh. Salah satu caranya adalah gowes.
Rasidah gowes tidak sendiri, tapi bersama para perempuan tangguh, di antaranya Nyonya Sekda Dra Syarifah Raudah, Nyonya Asisten II Desi Arisandi Hendrisan dan pengutus TP-PKK dan Dharma Wanita.
Dikatakan Rasidah, di masa pandemi Covid-19 seperti ini, imun tubuh harus dijaga. Dengan menjaga imun tubuh, diharapkan kesehatan tetap terjaga.
"Kami tadi gowes menyusuri Jalan Sapta Taruna, masuk ke Jalan Sutomo menuju penyeberangan Belantik, selanjutnya ke Koto Ringin, Benteng Hilir, Benteng Hulu, Tangsi Belanda, lalu menyeberang ke Suak Lanjut dan sarapan di Siak Kota," jelas Rasidah.
Rasidah juga menjelaskan, komunitas gowesnya para ibu yang usianya di atas 45 tahun. Dan semuanya riang gembira dan penuh semangat menyusuri jalanan.
Gowes ini disebutkannya sepekan dua sampai tiga kali. Bahkan jika rajin bisa setiap hari. "Kami mulai terbiasa dengan perjalanan yang lebih jauh. Kami juga membuka diri untuk siapa saja yang ingin bergabung gowes bersama kami," ungkap Rasidah.
Rasidah ingin semua masyarakat Siak bisa berolahraga apa saja. Hal itu dilakukan untuk menjaga imun tubuh agar tetap sehat dan segar.
Gowes menjadi pengalaman tersendiri bagi kami melihat kampung kampung dan masyarakatnya. Berhenti sebentar dan berbincang. Hal ini penting, selain gowes sekaligus mendengar keluh kesah warga. Sehingga ke depan ada upaya pembinaan, pembenahan dan lainnya, sehingga masyarakat dapat lebih baik dan semakin sejahtera.
Namun saat ini yang utama adalah, sama-sama menjaga imun tubuh dengan menyempatkan diri berolahraga. Dengan tubuh sehat, dapat beraktivitas dengan baik dan lancar.(mng)
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…