fitur-baru-whatsapp-admin-bisa-hapus-pesan-anggota-grup
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Meta, induk perusahaan WhatsApp terus mengembangkan layanan perpesanan instan miliknya itu. Kini, salah satu aplikasi instant messaging paling populer di dunia itu dikabarkan bakal kembali menerima fitur baru.
WhatsApp dikabarkan sedang menguji fitur baru yang akan memberi lebih banyak kekuatan kepada admin grup. Meskipun WhatsApp telah lama mendukung kemampuan untuk menghapus pesan dalam obrolan, saat ini WhatsApp tidak mengizinkan admin untuk menghapus pesan yang dikirim oleh anggota grup.
Tapi itu bisa segera berubah. Seperti yang terlihat oleh WABetainfo, aplikasi perpesanan instan milik Meta sedang menguji perubahan baru yang pada akhirnya memungkinkan admin untuk menghapus pesan untuk semua orang dalam grup.
Artinya, jika Anda memoderasi grup WhatsApp, Anda akan dapat menghapus pesan yang tidak diinginkan atau tidak pantas yang dikirim oleh anggota grup lainnya. Saat sebuah pesan dihapus, WhatsApp akan memberi tanda ke pesan tersebut dengan “Ini telah dihapus oleh admin” dan juga akan menampilkan siapa yang menghapus pesan tersebut.
Seperti yang dicatat oleh WABetoinfo, fitur ini masih dalam proses dan tidak dapat diakses oleh pengguna akhir. Masih belum diketahui kapan WhatsApp berencana meluncurkan fitur tersebut ke semua orang.
Kemampuan untuk menghapus pesan untuk semua orang datang setelah WhatsApp bulan lalu diketahui sedang mempertimbangkan untuk menghapus batas waktu untuk menghapus pesan.
Saat ini, pengguna WhatsApp memiliki waktu 4.096 detik (68 menit 16 detik) untuk menghapus pesan setelah terkirim.
Tapi sepertinya di masa depan WhatsApp memungkinkan Anda menghapus pesan apa pun yang Anda kirim kapan saja. WhatsApp juga telah mengambil beberapa fitur baru dan peningkatan selama beberapa minggu terakhir.
Bulan lalu misalnya, aplikasi perpesanan instan menerima persetujuan peraturan untuk memperluas WhatsApp Pay, layanan pembayaran yang didukung UPI, ke 40 juta pengguna di India. Kemudian bulan ini aplikasi memperoleh opsi Pesan Menghilang baru, integrasi dompet digital dengan nama Novi untuk pembayaran di Amerika Serikat, kemampuan untuk melihat pesan suara, dan banyak lagi.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…