tiru-sikap-pluralisme-gus-dur
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sosok Presiden RI keempat Abdurahman Wahid alias Gus Dur masih begitu diingat oleh masyarakat. Di haul ke-10, rekam jejaknya sebagai sosok pluralisme yang membela kaum minoritas masih begitu kental membekas di benak rakyat luas.
Sekretaris Jenderal GP NasDem, M. Haerul Amri mengatakan, nilai-nilai yang diperjuangkan Gus Dur selama hidupnya perlu terus dihidupkan. Terutama bagi kaum pemuda di tengah tantangan bangsa masa kini. Konsistensi antara ucapa dan tindakan Gus Dur adalah potret layak untuk ditiru.
"Konsistensi itu beliau (Gus Dur) wujudkan dengan pembelaannya terhadap kaum minoritas, perjuangan kemanusiaan, keadilan, persaudaraan, dan kesetaraan. Kita sebagai pemuda harus menghidupkan kembali nilai-nilai yang sudah diperjuangkan oleh Gus Dur," ujar Haerul dalam dialog kepemudaan peringatan haul ke-10 Gus Dur di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/1).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Pemuda & Olahraga ini menyebut, pemuda harus mengambil peran untuk mengantisipasi gelombang informasi yang begitu deras. Sebab, informasi yang berkembang justru bisa saja melunturkan kebhinekaan.
"Ujaran kebencian dan hoax begitu deras mengalir setiap saat. Di sini lah pemuda harus mengambil peran untuk merawat keberagaman kita seperti yang pernah dilakukan Gus Dur," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Sunanto mengenang Gus Dur sebagai sosok intelektual. Tidak hanya dalam bidang keagamaan namun, ilmu-ilmu dunia juga dikuasainya. Dari situ munculah toleransi yang kuat antar umat beragama di Indonesia.
"Jadi sekarang kalau masih ada orang yang mau bakar-bakar tentang bacaan intelektual saya kira agak aneh," ucapnya.
"Gusdur adalah orang yang secara historis dan keluarga nya adalah orang yang mapan tapi dia tidak pernah membedakan cara pandang kehidupannya dengan orang lain," pungkasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…