Categories: Nasional

KPK Tagih Pengungkapan Kasus Novel

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Masa kerja tim teknis Polri dalam mengungkap pelaku penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan sudah berlalu akhir bulan lalu. Namun belum ada satu pun pelaku penyerangan yang diungkap. Sebaliknya Polri justru melontarkan pernyataan yang tidak substansial terkait dengan perkembangan penanganan perkara penyiraman air keras pada 11 April 2017 itu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pihaknya masih terus berharap pelaku penyerangan penyidik senior lembaga antirasuah tersebut bisa segera ditemukan. Mengingat peristiwa penyerangan tersebut sudah bergulir lebih dari dua tahun. Dikhawatirkan semakin lama kasus itu tidak diungkap, bukti-bukti terkait dengan perkara tersebut juga semakin sulit ditemukan.

”Semoga pelaku penyerangan itu bisa ditemukan segera,” kata Febri, kemarin (3/11). Kasus penyerangan Novel terjadi saat KPK sedang menangani sejumlah kasus besar. Salah satunya kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Tepat di hari penyerangan tersebut, KPK juga melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap Ketua DPR Setya Novanto kala itu.

Febri mengatakan pihaknya berharap kerja sama KPK dan Polri bisa lebih kuat ke depan. Karena itu, KPK berharap Polri dapat segera mengungkap pelaku-pelaku penyerangan yang menimpa keluarga besar KPK. Tidak hanya Novel, tapi juga teror terhadap dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M. Syarif pada Januari lalu.

Menurut dia, teror dan penyerangan terhadap pegawai dan pimpinan KPK harus dilihat secara komprehensif. Yakni serangan terhadap aparat penegak hukum yang sedang menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum. ”Jadi ini bukan sekadar kasus per kasus (teror) saja, tapi serangan terhadap penegak hukum yang sedang bekerja,” imbuhnya.(tyo/jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tersangka Kasus Ijazah, Oknum DPRD Pelalawan Jalani Pemeriksaan

Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…

2 jam ago

Gasak 54 Tandan Sawit, Dua Warga Alam Panjang Diciduk

Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…

2 jam ago

Anggaran Bergeser, Belasan Ruas Jalan Meranti Diprioritaskan 2026

DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.

3 jam ago

Dishub Kuansing Kembali Pasang Portal, Truk Bermuatan Berat Dibatasi

Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…

3 jam ago

PTPN IV PalmCo Konsisten Dampingi Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

PTPN IV PalmCo konsisten mendampingi pemulihan Aceh Tamiang sejak banjir bandang 2025, fokus pada anak,…

6 jam ago

Angkat Cita Rasa Melayu, Batiqa Hotel Hadirkan Patin Lancang Kuning

Batiqa Hotel Pekanbaru menghadirkan Patin Lancang Kuning lewat program Jelajah Rasa Nusantara, kolaborasi dengan nelayan…

9 jam ago