Categories: Nasional

Masyarakat Dumai Diminta Tetap Pakai Masker di Rumah

DUMAI, (RIAUPOS.CO) – Penyeberan Covid-19 di Kota Dumai masih tinggi kendati tren sembuh juga mulai meningkat. Bahkan Dumai berada di peringkat kedua tertinggi penularan virus corona di Provinsi Riau.

Untuk itu,  tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai meminta masyarakat tetap menggunakan masker walaupun berada di rumah. "Apalagi bagi para kepala  keluarga yang sehari-hari bekerja mencari nafkah, di rumah harus tetap pakai masker dan menjaga protokol kesehatan lainnya," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dumai dr Syaiful.

Ia mengatakan penularan sering kali terjadi di lingkungan keluarga, karena di rumah sama sekali tidak menerapkan protokol kesehatan. "Jangan hanya di luar taat protokol kesehatan, sampai di rumah harus juga. Sayangi keluarga Anda," terangnya.

Mantan Direktur RSUD Dumai itu mengatakan bagi kepala keluarga yang bekerja saat kembali ke rumah harus tetap melaksanakan protokol kesehatan. "Mulai dari saat sampai ke rumah sebelum masuk, wajib cuci tangan menggunakan sabu dan air mengalir, kemudian ganti pakaian serta langsung dicuci, ini upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga," sebutnya.

Di jelaskan, hingga Jumat (2/10) kemarin, jumlah kasus konfirmasi  Covid-19 di Kota Dumai berjumlah  835 kasus dengan rincian 414 isolasi mandiri, 25 di rawat di rumah sakit, 379 sembuh dan 17 meninggal dunia. «Untuk itu, saya sampaikan mari bersama-sama mentaati protokol kesehatan demi mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 di Kota Dumai," sebutnya.

Sementara itu, tim Patroli juga terus melakukan penindakan terhadap masyarakat yang tidak taat terhadap protokol kesehatan. "Tim melakukan patroli mulai dari pagi, siang dan malam," terang Kasatpol PP Kota Dumai Bambang Wardoyo.

Dari penindakan yang dilakukan selama September pada awal Oktober ini sudah terlihat banyak masyarakat yang sudah taat menggunakan masker. "Kami tidak tahu, entah karena menyadari jika Covid-19 itu berbahaya atau karena takut di berikan sanksi, tapi penerapan sanksi ini cukup efektif membuat masyarakat menggunakan masker," tutupnya.(hsb)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

1 hari ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

1 hari ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

1 hari ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

3 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

4 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

4 hari ago