Categories: Nasional

Akan Lakukan Kudeta, 5 Jendral Ditangkap Pemerintah Madagaskar

MADAGASCAR (RIAUPOS.CO) -Aparat keamanan Madagaskar menangkap 21 orang yang dicurigai akan melakukan kudeta, termasuk sejumlah jenderal angkatan darat dan warga Prancis, yang diduga merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Andry Rajoelina.

Dikutip dari Reuters, Senin (2/8/2021), enam dari 21 orang ditangkap itu adalah warga Prancis. Mereka dibekuk pada Juli setelah aparat menyelidiki rencana kudeta itu selama berbulan-bulan.

Menurut laporan juru bicara pengadilan banding Madagaskar, Berthine Razafiarivony, lima tentara yang ditangkap terkait upaya kudeta itu termasuk lima jenderal angkatan darat dan korps paramiliter, serta dua kapten dan lima perwira polisi. Namun, dia merahasiakan identitas para terduga itu.

Selain para perwira militer dan polisi itu, aparat keamanan Madagaskar juga menangkap empat warga asing dan lima warga sipil setempat. Seluruhnya saat ini ditahan oleh kepolisian setempat.

"Bukti-bukti kasus sudah di tangan penyelidik dan berkat itu kami bisa memburu para terduga pelaku," kata Razafiarivony.
  
Madagaskar punya sejarah buruk tentang kekerasan terkait politik. Rajoelina berkuasa di wilayah bekas jajahan Prancis itu pada Maret 2009 melalui kudeta menggulingkan pemerintahan Marc Ravalomanana.

Rajoelina tetap berkuasa hingga masa pemerintahan transisi berakhir pada 2014. Pada pemilihan presiden 2018, Ravalomanana menantangnya namun kalah sambil menuding pilpres sarat kecurangan.

Andry Rajoelina merupakan Presiden Madagaskar yang ditengarai memiliki darah keturunan Indonesia. Andry Rajoelina berasal dari suku Merina. Merina merupakan cabang dari Rumpun Melayu Polynesia yang datang dari Pulau Kalimantan.

Sumber: Reuters/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

12 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

15 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

16 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

16 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

16 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

16 jam ago