JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, masyarakat sudah dalam kondisi khawatir mengenai virus corona atau Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi di tanah air.
”Saya tidak tahu sebabnya apa, tetapi suasana pada minggu-minggu terakhir ini kelihatan masyarakat berada pada posisi yang khawatir mengenai Covid-19, entah karena kasusnya meningkat,” ujar Presiden Jokowi dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8).
Jokowi mengatakan, yang dirinya sangat khawatirkan tentang Covid-19 ini adalah masyarakat menegah ke atas. Karena angka kasus di dalam negeri terus-terusan bertambah.
“Terutama kalangan menengah ke atas saat melihat karena orang yang tidak taat pada protokol kesehatan. Jadi kasus tidak semakin sedikit tapi semakin banyak,” katanya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, angka kasus positif terus bertambah ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Pemerintah terus berupaya memutus penyebaran virus corona di tanah air.
“Kita tahu sampai kemarin sudah ada 111 ribu lebih kasus dengan case fatality rate 4,7 persen dan angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8 persen dari angka kematian global. Ini yang saya kira menjadi PR kita bersama,” ungkapnya.
“Selain itu juga case recovery rate di negara kita data terakhir 61,9 (persen) saya kira juga bagus terus meningkat angkanya,” tambahnya.
Diketahui sampai dengan Ahad (2/8) angka kasus positif Covid-19 di dalam negeri totalnya adalah 111.455 orang. Kemuduan meninggal dunia sebanyak 5.236 orang. Sementara yang dinyatakan sembuh berjumlaah 68.975 orang. Virus ini juga telah tersebar di 34 provinsi dengan 478 kabupaten dan kota.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…
KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…
BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…
Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…
Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…