Categories: Nasional

Kemenag: Tak Jalani Prokes, Rumah Ibadah Sebaiknya Ditutup

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Beredar video viral yang memperlihatkan seorang warga mendapat penolakan dari tiga orang pria yang mengaku pengurus masjid di Masjid Al Amanah di Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat. Hal ini lantaran warga salat menggunakan masker.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Bina Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin menyampaikan, kebijakan memakai masker di dalam masjid di masa pandemi Covid-19 adalah wajib. Hal ini dikuatkan dengan terbitnya Surat Edaran tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H atau 2021.

“Itu harus (memakai masker), sudah ada edaran menag, jadi tidak ada alasan untuk tidak menggunakan masker,” jelasnya kepada JawaPos.com, Senin (3/5).

Menurutnya, bagi masjid dan musala yang tidak dapat menerapkan protokol kesehatan dengan baik, sebaiknya tidak dibuka. Pasalnya, hal ini berpotensi akan menimbulkan klaster masjid.

“Jadi kalau tidak menggunakan masker sebaiknya salat dan ibadah di rumah saja. Masjid kalau tidak bisa memastikan penerapan prokes secara ketat tidak usah buka masjidnya, ditutup saja kalau protokol kesehatannya tidak bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Diketahui bahwa kejadian ini merupakan kali kedua masjid tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan. Agar hal tersebut tidak terulang di seluruh tempat ibadah di Indonesia, pihaknya akan melakukan koordinasi erat dengan pihak terkait.

“Kita akan terus meningkatkan koordinasi dengan semua pihak, termasuk pihak BNPB atau Satgas Covid pusat dan di daerah, kemudian pihak kepolisan juga di pusat dan daerah, Kanwil, KanKemenag kabupaten/kota sampai KUA. Semua akan melakukan koordinasi, monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan amal ibadah Ramadan,” pungkas dia.

Sebagai informasi, sebelumnya Kapolsek Medan Satria, Kompol Agus Rahmat membenarkan adanya cekcok warga dengan pengurus masjid gara-gara memakai masker saat salat. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/4) lalu.

“Itu betul, begitu ada laporan saya langsung ke sana,” kata Agus saat dihubungi, Senin (3/5).

Kedatangan petugas dalam rangka menengahi konflik yang terjadi supaya diselesaikan secara baik-baik. “Setelah salat tarawih dia langsung datang ke polsek, pada saat itu kami mediasi langsung,” jelasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

15 jam ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

16 jam ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

16 jam ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

16 jam ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

17 jam ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

2 hari ago