Categories: Nasional

Busyro: Jokowi Tak Bisa Jadi Panutan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqoddas mengkritik serangkaian keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap tidak mendukung kinerja pemberantasan korupsi. Terlebih, belum lama ini Jokowi memberikan grasi kepada koruptor Annas Maamun.

Busyro menilai, sikap Jokowi yang tak kunjung mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk menganulir UU 19/2019 tentang KPK dan pemberian grasi terhadap Annnas tidak bisa dijadikan panutan tertinggi. 

“Sikap ini sudah cukup untuk menilai bahwa dia tidak bisa dijadikan panutan tertinggi dalam melawan dan memberantas tumor ganas korupsi yang telah menjadi fakta tindak kebrutalan dan radikal yang nyata,” kata Busyro, Senin (2/12).

Mantan Wakil Ketua KPK ini menyatakan, sikap yang dilakukan Jokowi juga telah menimbulkan kegelisahan karena telah menurunkan moralitas terhadap upaya pemberantasan korupsi. 

“Sudah pada level demoralisasi yang berdampak pada deideologisasi terhadap Pancasila yang tidak dicerminkan pada sejumlah kebijakan pemerintah yang diametral, terutama keadilan sosial,” ucap Busyro.

Oleh karena itu, Busyro khawatir pemerintahan periode kedua Jokowi ini tak akan sungguh-sungguh dalam memberantas korupsi. 

“Masih bisa diharapkan kah Presiden Jokowi untuk sungguh-sungguh dan jujur, serta berani melawan korupsi di birokrasi?” sesal Busyro.

Sebelumnya, staf khusus Presiden Bidang Komunikasi, Fadjroel Rachman menyatakan, Perppu KPK tidak perlu lagi dikeluarkan oleh Presiden Jokowi untuk membatalkan Undang-Undang KPK hasil revisi. Perppu tidak perlu diterbitkan karena sudah ada Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

15 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

16 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

16 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

16 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 hari ago