DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pelanggaran Protokol Kesehatan (prokes) Covid-19 oleh masyarakat Kota Dumai masih terjadi. Terbukti dengan hasil razia prokes yang dilakukan Tim Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19 Kota Dumai, Sabtu (31/10).
Tim menggelar razia masker di sekitaran rumah ibadah atau tepatnya di Masjid Nurussa'adah, Kelurahaan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai.
"Dari giat tersebut, tim berhasil menjaring 26 orang yang melanggar prokes dengan tidak menggunakan masker," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, Bambang Wardoyo.
Ia mengatakan, bagi masyarakat yang terjaring razia prokes, akan dikenakan sanksi sosial untuk memberikan efek jera. "Saksi yang diberikan kepada pelanggar yakni saksi sosial. Seperti membersihkan sekitaran masjid terdekat," terangnya.
Bambang Wardoyo berharap, sanksi sosial dapat memberikan efek jera dan menjadi contoh serta panutan bagi warga lainnya. Agar menjalankan prokes Covid-19. Salah satunya menggunakan masker untuk mencegah penularan virus Corona. "Angka Covid-19 di Kota Dumai, bisa dikatakan sangat tinggi. Hal tersebut diikuti dengan adanya tambahan setiap hari. Bahkan, jumlah yang meninggal telah menyentuh angka 25 orang," sebutnya.(hsb)
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.