Prostitusi Anak, Komisi IV Akan Panggil Pihak Terkait
DURI (RIAUPOS.CO) – Mencuatnya pemberitaan media tentang prostitusi melibatkan pelajar dan anak di bawah umur di Duri membuat sejumlah pihak terhenyak kaget. Termasuk Komisi IV DPRD Bengkalis yang membidangi pendidikan dan kesehatan.
“Kaget, sekaligus prihatin dengan kondisi itu. Ternyata ada anak-anak kita yang terjerat bisnis haram ini. Ini harus menjadi perhatian semua pihak agar masa depan anak kita bisa terselamatkan,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Nanang Haryanto, Rabu (31/7).
Menurut Nanang, banyak yang tak menduga bahwa prostitusi yang melibatkan pelajar ini ada di Kota Duri. Karena itulah pihaknya memandang perlu digelar rapat dengar pendapat dengan para pihak terkait dalam waktu dekat.
Diakui Nanang, begitu mendengar kabar memprihatinkan itu, pihaknya langsung berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan. “Dalam waktu dekat kita akan memangil pihak terkait seperti Diknas dan Diskes. Mungkin juga sekalian dengan pihak kepolisian dan BNN,” tambahnya.
Nanang juga minta orang tua tidak menganggap sepele kabar yang sangat miris ini. Tambahan lagi, kecanggihan teknologi saat ini membuat anak bisa mengakses apa saja lewat internet.(sda)
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…