Categories: Nasional

RAPP Kembali Bantu 100 Ribu Masker

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk membantu mempercepat penanganan Covid-19 di Bumi Lancang Kuning, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) memberikan bantuan masker berbahan rayon kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Rabu (30/9). Bantuan tersebut diterima langsung Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar di Gedung Daerah Riau, Pekanbaru.

Relations Manager RAPP Wijatmoko Rah Trisno mengatakan, RAPP berkomitmen membantu pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19. Salah satunya dengan pemberian bantuan masker, di mana pihaknya menargetkan akan memberikan 400 ribu lembar masker.

"Sebanyak 200 ribu lembar masker sudah diberikan. Termasuk yang 100 ribu yang diserahkan hari ini (kemarin, red). Sedangkan yang 100 ribu lembar sudah diserahkan beberapa waktu lalu. Kami menargetkan memberi bantuan masker ke Pemprov Riau sebanyak 400 ribu lembar hingga Oktober mendatang," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, bantuan masker yang diberikan tersebut mereka produksi sendiri dengan bahan rayon yang berkualitas. Dengan demikian, masker akan lebih lembut dan nyaman digunakan dalam beraktivitas sehari-hari.

"Masker tersebut terbuat dari bahan rayon dua lapis, lebih lembut dan nyaman di wajah. Kami saat ini juga sedang berusaha untuk memenuhi 200 ribu masker sisanya dengan waktu yang tidak terlalu lama untuk melengkapi bantuan 400 ribu masker tersebut. Mudah-mudahan Oktober ini sudah selesai," ujarnya.

Sementara itu Gubri usai menerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada RAPP yang telah berpartisipasi aktif dalam membantu pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 di Riau.

"Bantuan masker dari RAPP ini tentunya sangat berguna. Sebab dalam masa pandemi ini, pemerintah daerah bekerja keras dalam pencegahan Covid-19 ini salah satunya dengan pemberian edukasi kepada masyarakat dalam penggunaan masker. Kita harus bergotong royong dan alhamdulillah, RAPP ini turut membantu pemerintah. Dan masker tersebut akan diserahkan ke kabupaten/kota untuk selanjutnya dibagikan ke masyarakat," kata Gubri.

Selain masker, kata Gubri, RAPP sebelumnya juga pernah membantu Pemprov Riau untuk mendapatkan reagen PCR. Pasalnya, beberapa waktu lalu reagen di Riau kurang akibat banyaknya sampel yang diperiksa.

"Waktu itu di Riau kekurangan reagen PCR, kami lalu menghubungi BNPB untuk membantu PCR. Kemudian kami juga meminta bantuan PT RAPP dan diberikan bantuan juga," sebutnya.

Sebagai wujud terima kasih Pemprov Riau atas bantuan RAPP tersebut, Gubri pun memberikan penghargaan berupa plakat sebagai bentuk apresiasi kepada RAPP yang telah berpartisipasi membantu Satgas Penanganan Covid-19 di Riau.

"Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk terima kasih kami. Semoga perusahaan lainnya di Riau juga bisa ikut membantu seperti yang dilakukan PT RAPP. Karena perusahaan di Singapura saja sudah membantu, masak perusahaan di Riau tidak," harapnya.(sol)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

21 jam ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

21 jam ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

22 jam ago

Ratusan Dapur Beroperasi, Program MBG Jangkau 1,5 Juta Warga Riau

Program MBG di Riau telah menjangkau 1,5 juta warga. Selain meningkatkan gizi, program ini juga…

22 jam ago

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru Hampir Tuntas, Pelantikan Segera Digelar

Pemilihan RT/RW di Pekanbaru hampir selesai. Pemko siapkan pelantikan serentak usai masa sanggah untuk menjamin…

23 jam ago

Dentuman DJ Ganggu Warga, Pedagang Kuliner Malam Ditegur

Satpol PP Pekanbaru menegur pedagang kuliner malam yang memutar musik DJ karena dinilai mengganggu kenyamanan…

23 jam ago