BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Setelah ditetapkan sebagai paslon pesrta Pilkada Bengkalis, dua ASN Bengkalis yang ikut pada pencalonan sudah berstatus nonaktif sebagai ASN. Dua ASN ini Herman, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis dan Kasmarni, Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Hal ini diungkap Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bengkalis Djamaluddin, Rabu (30/9) siang. Menurutnya, status ASN non aktif ini diberlakukan menjelang kedua ASN mendapatkan SK pemberhentian yang saat ini sedang diproses.
Meskipun berstatus non aktif untuk SK pemberhentian dua ASN ini akan bertanggal sesuai dengan tanggal penetapan mereka sebagai paslon peserta Pilkada 2020 yakni, 23 September lalu.
Status non aktif ini tidak hanya ASN-nya saja termasuk jabatan mereka non aktif juga. Bahkan BKPP Bengkalis sudah mengisi pejabat sementara untuk mengisi jabatan mereka.
"Untuk jabatan Kadis Koperasi saat ini di Plt kepada Sekretaris Dinasnya. Kemudian Plt Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM di Plt kepada Indra Gunawan yang juga Kepala Disdagperin Bengkalis," terangnya.(esi)
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…