Categories: Nasional

Pemcam Koto Gasib Data Pemilik Lahan Terbakar

SIAK (RIAUPOS.CO) — Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Kabupaten Siak masih bisa dikendalikan hingga tidak meluas. Saat ini di lahan kebakaran asap masih kelihatan tebal. Usaha pendinginan masih terus dilakukan oleh tim gabungan pemadam kebakaran.

Pihak Pemerintah Siak melalui Pemerintah Kecamatan Koto Gasib saat ini melakukan pendataan lahan yang terbakar di Kampung Sri Gemilang seluas sekitar 30 hektare  guna mengetahui pemilik lahan tersebut. Diyakini pemilik lahan orang banyak.

Camat Koto Gasib Dicky Sofyan menyampaikan usia pendataan akan segera dilakukan pemanggilan. “Kita lagi melakukan pendataan siapa pemilik lahan yang terbakar. Karena pemilik lahan berasal dari luar daerah Kecamatan Koto Gasib,” ungkap Camat, Rabu (31/9).

Saat ini lanjut Dikcy, tim gabungan pemadam masih tetap melakukan pendinginan baik dari darat maupun udara. Karena asap di lahan terbakar masih tebal untuk mengantisipasi agar api tidak kembali menyala mengingat udara cukup panas. Selain itu tim membuat pemblokiran di area lahan terbakar tersebut.

Dia berharap kebakaran lahan di Siak khususnya Kecamatan Koto Gasib tidak kembali lagi. Apalagi saat ini kemarau panjang harus lebih meningkatkan kewaspadaan dan pemerintah kecamatan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Kepada masyarakat kita terus mengimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dampak kebakaran lahan sangat besar yang dirasakan,” katanya.(wik)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

5 jam ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

6 jam ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

7 jam ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

7 jam ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

7 jam ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

7 jam ago